Tagihan Air Pelanggan PAM Jaya Naik Drastis, Ini Kata Dirut

Selasa, 02 Juni 2026 | 14:16:01 WIB
Direktur Utama BUMD DKI PAM Jaya Arief Nasrudin (FOTO: NET)

JAKARTA - Pengguna layanan PAM Jaya mengeluhkan adanya kenaikan tagihan air yang dinilai tidak wajar.

Salah satu keluhan di media sosial Thread menunjukkan tagihan melonjak dari sekitar Rp 30 ribu pada April 2026 menjadi Rp 760 ribu pada Mei 2026.

Berdasarkan bukti pembayaran yang diunggah, kenaikan tersebut sejalan dengan lonjakan angka meter air menjadi 69 pada Mei 2026 dari sebelumnya 5 pada April 2026.

Meski demikian, pelanggan bersangkutan mengaku penggunaan air di rumahnya berlangsung normal seperti biasa.

Keluhan serupa disampaikan beberapa pengguna lainnya yang mengaku tagihan mereka naik secara tak wajar.

Terkait ini, Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin buka suara.

Arief menegaskan tidak ada kenaikan tarif dari PAM Jaya sejak akhir Desember 2024.

"Tidak ada kenaikan tarif kecuali akhir 2024 Desember," ujar Arief saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (2/6/2026).

Ia menduga lonjakan tagihan disebabkan oleh kebocoran yang terjadi di internal rumah.

Hal itu berdasarkan temuan sebelumnya oleh tim PAM Jaya pada beberapa kasus serupa.

"Bisa jadi kebanyakan ada kebocoran internal rumah, karena kebanyakan setelah didatangi temuannya banyak kebocoran di rumah internal seperti pelampung atau pipa pecah dan lain-lain yang telat terdeteksi," jelas Arief.

Terkini