Pemerintah Larang Jamaah Haji Bawa Air Zamzam di Koper Bagasi

Selasa, 02 Juni 2026 | 14:17:01 WIB
Petugas mengumpulkan air zamzam berbagai kemasan yang disimpan di dalam koper bagasi jamaah haji Indonesia (FOTO: NET)

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memberikan peringatan mengenai beberapa regulasi yang harus ditaati oleh jamaah haji sepanjang periode pemulangan.

Salah satu aturan tersebut adalah larangan untuk membawa air zamzam, baik di dalam koper bagasi maupun koper kabin.

“Kami menegaskan kembali kepada seluruh jamaah agar tidak memasukkan air zamzam ke dalam koper bagasi maupun koper kabin,” ujar Juru Bicara Kemenhaj Maria Assegaff di Jakarta, Selasa.

Maria memberikan penekanan bahwa larangan menaruh air zamzam di dalam koper ialah regulasi penerbangan yang mutlak harus ditaati oleh setiap jamaah.

"Memasukkan air zamzam ke dalam koper merupakan pelanggaran terhadap aturan penerbangan dan dapat mengganggu kelancaran proses pemeriksaan bagasi di bandara. Petugas bandara bakal membuka paksa koper yang kedapatan menyimpan air zamzam," katanya.

Para jamaah tidak usah membawa sendiri air zamzam dari tanah suci Arab Saudi.

Setiap anggota jamaah haji dari Indonesia bakal memperoleh air zamzam dengan takaran 1 galon isi 5 liter per jiwa di lokasi debarkasi masing-masing sesampainya di tanah air, yang didistribusikan lewat mekanisme resmi.

“Air zamzam sudah disiapkan melalui mekanisme resmi. Setiap jamaah akan menerima 1 galon berisi 5 liter di debarkasi masing-masing. Jadi, tidak perlu membawa zamzam di koper,” ujarnya.

Dalam tahapan pemulangan ini, tercatat ada 17 kelompok terbang (kloter) jamaah haji Indonesia yang bertolak kembali ke tanah air pada Senin (1/6).

Proses pemulangan tersebut dilangsungkan secara berkala lewat Bandara Internasional King Abdul Aziz yang berada di Jeddah.

Pihak Kemenhaj menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para jamaah haji Indonesia karena telah memperlihatkan sikap disiplin, sabar, serta patuh pada segala instruksi petugas selama beribadah di Tanah Suci.

“Kami juga memohon maaf apabila masih terdapat kekurangan selama penyelenggaraan ibadah haji,” kata dia.

Pihak otoritas juga memberikan imbauan kepada para jamaah yang sudah masuk dalam daftar jadwal kepulangan agar mengemas barang-barang bawaan mereka dengan teliti.

Jamaah diharapkan dapat mematuhi lini masa pergerakan yang sudah diatur serta menuruti semua petunjuk dari petugas, baik saat berada di hotel, dalam perjalanan ke bandara, hingga selama durasi penerbangan menuju tanah air.

“Pastikan paspor, kartu identitas, obat-obatan pribadi, dokumen penting, serta barang-barang yang diperlukan selama perjalanan tersimpan dengan baik dan mudah dijangkau,” kata dia.

Terkini