5 Desa di Gorontalo Utara Terendam Banjir, 2.817 Jiwa Terdampak

Rabu, 03 Juni 2026 | 10:32:08 WIB
Banjir Rendam 5 Desa di Gorontalo Utara. (Sumber: NET)

MAKASSAR - Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo resmi memberlakukan status tanggap darurat bencana selama 30 hari ke depan pasca-terjadinya musibah banjir bandang yang menggenangi lima wilayah desa.

"Bupati Gorontalo Utara menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Banjir di Kabupaten Gorontalo Utara melalui SK Nomor 116/V/2026 yang berlaku selama 30 hari, terhitung sejak 26 Mei hingga 24 Juni 2026," kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam keterangannya, Rabu (3/6).

Peristiwa banjir bandang tersebut melanda pada hari Selasa (26/5) akibat dipicu oleh guyuran hujan dengan intensitas tinggi serta fenomena luapan debit air Sungai Didingga yang mencapai ketinggian berkisar antara 40 hingga 200 sentimeter.

Tercatat ada lima desa di wilayah teritori Kecamatan Biau yang terdampak langsung, yakni meliputi Desa Biau, Bualo, Omuto, Didingga, dan Luhuto.

"Sebanyak 2.817 jiwa terdampak dalam kejadian ini. Tiga rumah dilaporkan hanyut, 20 unit rumah rusak berat, dan 826 unit rumah lainnya terdampak," ungkapnya.

Untuk sementara waktu ini, jajaran personel dari Tim BPBD Kabupaten Gorontalo Utara bersinergi dengan aparat TNI, Polri, beserta pemangku kepentingan terkait lainnya tengah fokus menyelenggarakan upaya penanggulangan pasca-banjir.

"Seluruh aparat tengah mendirikan dapur umum dan mendistribusikan logistik makanan bagi warga terdampak," katanya.

Kendati situasi di lapangan demikian, Muhari menambahkan bahwa perkembangan kondisi paling baru di titik lokasi banjir mengindikasikan bahwa genangan air kini sudah mulai surut.

Meskipun begitu, timbunan material endapan lumpur pekat terpantau masih mengotori area dalam rumah-rumah serta memutus akses jalan transportasi milik warga setempat.

"Pembaruan kondisi banjir bandang di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, per Senin (1/6) dilaporkan bahwa banjir telah surut dan menyisakan material kayu serta lumpur di lingkungan permukiman warga terdampak," ungkapnya.

Terkini