Moody's Beri Outlook Negatif untuk Danantara Investment Management

Kamis, 04 Juni 2026 | 10:20:15 WIB
Wisma Danantara Indonesia. (Sumber: NET)

JAKARTA - PT Danantara Investment Management (Persero) mendapatkan peringkat kredit Baa2 dari lembaga pemeringkat global Moody's Ratings.

Di saat yang sama, outlook negatif juga ditetapkan untuk seluruh peringkat yang telah diberikan tersebut.

Rachel Chua selaku Wakil Presiden dan Analis Senior Moody's Ratings menyebutkan bahwa peringkat bagi Danantara Investment Management ini setara dengan peringkat utang pemerintah Indonesia, yaitu Baa2 negatif.

"Peringkat Baa2 dengan outlook negatif untuk Danantara Investment Management sejalan dengan peringkat sovereign Indonesia, didukung hubungan kredit yang kuat, termasuk struktur kepemilikan dalam kerangka Danantara, serta harapan kami akan dukungan luar biasa dari pemerintah yang diberikan secara tepat waktu," kata Chua dalam laporan yang dikutip Rabu (3/6/2026).

Danantara Investment Management dikategorikan oleh Moody's sebagai Entitas yang Terkait Pemerintah (GRI) dengan menerapkan pendekatan top-down pada proses penilaian peringkatnya.

Kondisi tersebut membuat peringkat ini lebih dipengaruhi oleh faktor hubungan erat dengan pemerintah ketimbang kekuatan kredit mandiri perusahaan.

BCA atau Baseline Credit Assessment tidak dirilis oleh Moody's lantaran korporasi ini masih berada di fase awal pembentukan, rekam jejaknya masih terbatas, dan belum menjalankan operasional mandiri yang bernilai signifikan.

Seperti yang telah dipahami, pembentukan Danantara Investment Management mengacu pada Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2025 yang menjadikannya bagian dari struktur kelembagaan Danantara dengan fokus sebagai badan pengelola investasi untuk mengeksekusi investasi serta menjalankan strategi penempatan modal.

Pihak Moody's melihat bahwa regulasi hukum yang berlaku saat ini kian memperkokoh hubungan tersebut karena kepemilikan penuh Danantara Investment Management berada di bawah BPI Danantara, di mana tiap perubahan struktur kepemilikan wajib melalui proses amendemen undang-undang.

Bukan cuma dari sisi kepemilikan, ketatnya kontrol pemerintah terhadap operasional serta proses pengambilan keputusan investasi korporasi juga menjadi sorotan Moody's.

Penyelarasan tata kelola dianggap terlihat jelas dari adanya keterikatan antara jajaran dewan serta manajemen di Danantara dengan Danantara Investment Management.

"Keterkaitan manajemen senior dan representasi dewan antara BPI Danantara dan DIM mendukung keselarasan strategi serta pelaksanaan investasi," tulis Moody's.

Terkini