BPS

BPS Catat Harga Telur Ayam Naik di 210 Daerah, Tembus Rp57 Ribu per Kg di Papua

BPS Catat Harga Telur Ayam Naik di 210 Daerah, Tembus Rp57 Ribu per Kg di Papua
BPS Catat Harga Telur Ayam Naik di 210 Daerah, Tembus Rp57 Ribu per Kg di Papua

JAKARTA - Pergerakan harga bahan pangan kembali menjadi perhatian setelah sejumlah komoditas menunjukkan kenaikan di berbagai daerah. 

Salah satu komoditas yang mengalami peningkatan harga cukup luas adalah telur ayam ras yang tercatat naik di ratusan kabupaten dan kota di Indonesia pada awal Maret 2026.

Kenaikan harga tersebut terpantau melalui pemantauan Indeks Perkembangan Harga (IPH) yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik. Data ini menunjukkan bahwa harga telur ayam ras di sejumlah daerah telah melampaui harga acuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Fenomena tersebut dinilai perlu mendapat perhatian, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadhan dan perayaan Idul Fitri. Peningkatan permintaan pada periode tersebut biasanya berdampak pada pergerakan harga sejumlah bahan pangan utama.

Selain telur ayam ras, komoditas lain seperti daging ayam ras juga mulai menunjukkan tren kenaikan harga di beberapa wilayah di Indonesia.

Kenaikan Harga Telur Terjadi di 210 Kabupaten/Kota

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) telur ayam ras terjadi di 210 kabupaten/kota atau sekitar 58,33 persen di wilayah Indonesia pada minggu pertama Maret 2026.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyebut harga rata-rata telur ayam ras secara nasional mencapai Rp32.475 per kilogram (kg), sementara harga acuan tertinggi (HAP) ditetapkan sebesar Rp32.000 per kilogram.

"Sudah ada 210 kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga telur ayam ras. Ada yang sampai kenaikan harganya 16,31 persen dan harga telur ayam rasnya sudah 40 persen di atas HAP," kata Amalia di Jakarta, Senin.

Data tersebut menunjukkan bahwa kenaikan harga telur ayam ras tidak hanya terjadi di beberapa wilayah saja, tetapi sudah meluas ke lebih dari separuh daerah di Indonesia.

Sejumlah Daerah Alami Lonjakan Harga Cukup Tinggi

Beberapa daerah yang mengalami lonjakan harga cukup tinggi, antara lain Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara yang harga telurnya telah mencapai Rp42.000 per kilogram atau 40 persen dari HAP.

Kenaikan juga terjadi Kabupaten Buton Utara, Sulawesi Tenggara dengan harga telur sekitar Rp37.293 per kilogram atau 24,31 persen di atas HAP.

Lonjakan harga paling tinggi terjadi di wilayah Papua, yakni Kabupaten Sarmi yang harga telurnya mencapai Rp57.000 per kilogram atau 90 persen di atas HAP.

Perbedaan harga antarwilayah tersebut umumnya dipengaruhi oleh kondisi distribusi, biaya logistik, serta ketersediaan pasokan di masing-masing daerah.

Perlu Perhatian Menjelang Ramadhan dan Lebaran

Menurut Amalia, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian pemerintah, terutama menjelang meningkatnya permintaan masyarakat selama Ramadan dan Lebaran 2026.

"Dalam rangka menghadapi Ramadhan dan Lebaran, mungkin perlu mendapat perhatian, terutama untuk harga telur ayam ras," ujarnya.

Peningkatan konsumsi bahan pangan selama periode tersebut seringkali memicu kenaikan harga di pasar, terutama untuk komoditas yang banyak digunakan dalam kebutuhan rumah tangga maupun usaha kuliner.

Oleh karena itu, pemantauan harga secara berkala dinilai penting agar langkah antisipasi dapat segera dilakukan jika terjadi lonjakan harga yang signifikan.

Harga Daging Ayam Ras Juga Mulai Naik

BPS juga mencatat beberapa komoditas lain yang perlu diwaspadai pergerakan harganya, salah satunya daging ayam ras.

Secara rata-rata nasional, daging ayam ras sudah menyentuh harga Rp41.181 per kilogram, sedangkan HAP yang ditetapkan Rp40.000 per kilogram.

Kabupaten/kota yang mengalami kenaikan cukup tinggi antara lain Kabupaten Sarmi Rp49.000, Kabupaten Siak Rp49.000, Kabupaten Sumba Barat Daya Rp48.309, Kabupaten Kepulauan Seribu Rp48.000, Kabupaten Pesisir Selatan Rp46.050, Kabupaten Karawang Rp45.000, serta Kabupaten Tapanuli Utara Rp45.000.

Kondisi ini menunjukkan bahwa selain telur ayam ras, komoditas daging ayam juga mulai mengalami tekanan harga di beberapa wilayah, sehingga perlu menjadi perhatian dalam menjaga stabilitas harga pangan nasional.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index