KIJA Bangun Innovation Center untuk Tarik Modal Asing dari Tiongkok

KIJA Bangun Innovation Center untuk Tarik Modal Asing dari Tiongkok
Penandatanganan MoU KIJA dan China Silk Road Group di Jakarta

JAKARTA – PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) resmi gandeng China Silk Road Group Ltd guna memperkuat arus modal asing melalui China-Indonesia Innovation Center.

Kemitraan strategis ini bertujuan menciptakan kanal distribusi modal yang lebih efisien bagi perusahaan asal Negeri Tirai Bambu yang ingin berekspansi.

Proyek percontohan akan segera digulirkan guna memastikan setiap tahapan realisasi investasi berjalan dengan perhitungan yang matang.

"Salah satunya, akan dimulai dengan peluncuran Jababeka Digital Park seluas 500 hektar, yang rencananya akan diumumkan secara resmi dalam World Digital Economic Forum di Beijing pada awal Juli 2026," ujar Darmono, sebagaimana dilansir dari industry.co.id, Senin (27/4/2026).

Setyono Djuandi Darmono menjelaskan bahwa kehadiran pusat kerja sama ini menjadi instrumen penting bagi produk nasional untuk menembus pasar luar negeri.

Fokus utama kolaborasi diarahkan pada pengembangan ekonomi digital, kecerdasan buatan, hingga sistem robotika dalam proses manufaktur.

"Dengan adanya Innovation Center, kami ingin memastikan bahwa perusahaan yang masuk ke Indonesia mendapatkan dukungan yang komprehensif, mulai dari perizinan, integrasi kawasan, hingga koneksi dengan rantai pasok lokal," katanya, dilansir dari industry.co.id, Senin (27/4/2026).

Lijin Yan menekankan bahwa sinergi kedua negara memiliki potensi besar dalam melengkapi kebutuhan teknologi dan transformasi industri.

Indonesia dipandang sebagai pasar strategis di Asia Tenggara yang memerlukan pembaruan sistem melalui digitalisasi dan pabrik pintar.

"Kedua negara memiliki potensi saling melengkapi yang sangat besar, dengan prospek kerja sama ekonomi digital yang menjanjikan," ujar Lijin Yan, mengutip dari industry.co.id.

Implementasi proyek ini nantinya akan mencakup sektor layanan kesehatan berbasis teknologi hingga pengelolaan energi modern.

Showroom khusus akan didirikan di Jakarta dan Beijing guna mempercepat proses pertemuan bisnis antar pelaku industri kedua negara.

KIJA berupaya keras menangkap peluang dari tren relokasi industri global yang kini tengah mengarah ke wilayah Asia Tenggara.

Penguatan sistem logistik dan rantai pasok diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan di masa depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index