JAKARTA – EcoBis Expo 2026 menjadi puncak perayaan HUT ke-21 FEB UNJ sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi berkelanjutan dan mengejar akreditasi internasional AACSB.
Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Jakarta memperingati hari jadinya sekaligus Hari Pendidikan Nasional dengan menggelar pameran kewirausahaan di Gedung Dewi Sartika.
Prof. I Gusti Ketut Agung Ulupui menjelaskan bahwa agenda ini merupakan bagian akhir dari serangkaian kegiatan yang sudah berjalan sejak Februari 2026.
“Kegiatan ini dilaksanakan untuk memperingati hari jadi FEB ke-21 sekaligus menjadi penutup dari rangkaian acara panjang yang kami mulai sejak bulan Februari 2026,” ujar Prof. Ulupui, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Selasa (5/5/2026).
Pihak fakultas menilai momentum ini sangat penting untuk mengenang sejarah transisi lembaga dari masa IKIP hingga bertransformasi menjadi fakultas yang modern.
Prof. Mohamad Rizan selaku Dekan FEB UNJ menyampaikan apresiasi mendalam kepada para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan pondasi organisasi dengan sangat kuat.
Ia berharap institusi ini terus mengalami peningkatan kualitas dan berhasil meraih pengakuan dunia melalui akreditasi internasional.
Prof. Mohamad Rizan berpendapat, bahwa FEB UNJ diharapkan dapat terus berkembang dan sukses meraih akreditasi internasional AACSB sebagai bentuk pencapaian gemilang di masa depan.
Area pameran yang berlokasi di depan Aula Latif Hendraningrat dipadati oleh pengunjung yang ingin melihat hasil kreativitas para pelaku usaha muda.
Terdapat 4 kategori utama yang ditampilkan dalam bazar tersebut, mulai dari sektor kuliner hingga produk olahan tani segar.
Para pengunjung dapat menemukan beragam pakaian tren terbaru pada area fashion serta kerajinan tangan yang unik pada stan cinderamata.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini mengusung slogan ajakan untuk berbelanja sekaligus mencari inspirasi bisnis baru.
Transformasi signifikan yang dialami fakultas juga mendapat perhatian khusus dari pihak rektorat yang hadir dalam seremoni tersebut.
Pengembangan aspek internasionalisasi menjadi target utama dalam setiap program yang dijalankan oleh jajaran pimpinan prodi saat ini.
Dr. Osly Usman berharap agar momentum pertambahan usia ini menjadikan internal fakultas semakin solid dan memiliki daya saing yang kuat di level global.