JAKARTA - Arus lalu lintas di sejumlah jalan protokol di Jakarta beserta kawasan penyangganya terpantau mengalami kepadatan saat jam berangkat kerja pagi ini.
Penumpukan jumlah kendaraan tersebut didominasi oleh sepeda motor serta mobil pribadi.
Berdasarkan data yang diunggah akun X Traffic Management Center (TMC) Polda Metro Jaya, Jumat (12/6/2026), titik-titik kemacetan tersebar di sejumlah area.
Salah satu titik kepadatan terpantau berada di Jalan Raya Cakung yang menuju arah Cilincing.
Petugas kepolisian sudah berjaga di area tersebut untuk mengondisikan jalannya lalu lintas dan mengurai kemacetan kendaraan.
"07.47 WIB situasi arus lalu lintas di Jl Raya Cakung arah Cilincing terpantau padat imbas adanya antrean bongkar muat kendaraan Container di depo Fortune. saat ini Petugas bergabung dengan Security tetap melakukan pengaturan guna mengurai kepadatan," demikian keterangan TMC Polda Metro Jaya.
Antrean panjang kendaraan juga terlihat di traffic light Pintu Besar Jalan Gunung Sahari, Jakarta Pusat yang mengarah ke Senen.
Kondisi padat merayap pun melanda wilayah depan Atrium, Senen, Jakarta Pusat dipicu oleh peristiwa kecelakaan sebuah minibus yang menabrak pembatas jalan.
Kondisi yang sama terpantau di sekitar Jalan Kalibata, Jakarta Selatan.
Peristiwa kecelakaan yang melibatkan satu unit minibus di atas flyover mengakibatkan arus kendaraan terhambat pada pukul 06.45 WIB.
Pada tempat lain, peningkatan volume kendaraan juga dilaporkan terjadi di traffic light Rindam Jakarta Timur arah Pasar Rebo yang menuju ke Jalan Condet Raya maupun Ranco Indah.
Arus lalu lintas di Jalan Antasari Raya, Jakarta Selatan yang menuju ke Cilandak pun terpantau padat merayap.
Beralih ke kawasan Tangerang Selatan, pergerakan kendaraan di Jalan Ir H Juanda yang mengarah ke Jakarta mengalami hambatan pagi ini.
Masyarakat pengguna jalan pun diimbau untuk memilih rute alternatif lainnya.
"Kepadatan karena volume kendaraan. Lalu lintas mengalir tetapi pelan," kata Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq.
Kompol Bambang memantau langsung dengan berpatroli demi mengawasi pergerakan arus kendaraan menjelang digelarnya aksi unjuk rasa di Jakarta.
"Mudah-mudahan kegiatan penyampaian aspirasi masyarakat yang menuju Jakarta bisa berjalan dengan aman dan kondusif," imbuhnya.