Wayang Rilis Single 'Mati Aku Mati' dengan Sentuhan Musik Rock

Wayang Rilis Single 'Mati Aku Mati' dengan Sentuhan Musik Rock
Grup Band Wayang. (FOTO:NET)

JAKARTA - Penantian panjang para pencinta band Wayang akhirnya terbayar lunas setelah grup musik yang pernah mendominasi tangga lagu era 90-an ini resmi meluncurkan karya terbaru mereka yang berjudul Mati Aku Mati.

Hal yang menarik adalah karya ini menjadi tonggak transformasi besar bagi Wayang yang sekarang hadir dengan penampilan yang lebih bertenaga serta bernuansa rock.

Terdapat kisah unik di balik proses terciptanya lagu Mati Aku Mati ini.

Ilham selaku gitaris rupanya telah menggubah lagu tersebut sejak tahun 2007 silam.

Kendati demikian, karya tersebut terpaksa tersimpan rapat selama 19 tahun lantaran belum berhasil menemukan warna vokal yang cocok untuk menyanyikannya.

Titik terang baru muncul setelah belasan tahun berlalu, di mana bergabungnya Taurin sebagai vokalis anyar Wayang menjadi faktor penentu utama perilisan lagu ini.

Ilham memaparkan bahwa materi lagu tersebut sedari awal memang dikhususkan bagi karakter vokal wanita.

Saat Taurin masuk menjadi anggota, lagu Mati Aku Mati seakan menemukan jiwa yang selama ini dinantikan.

"Ceritanya tentang suka sama adik kelas waktu zaman sekolah dulu. Karena kebetulan dulu belum pernah nge-band sama perempuan, jadi baru sekarang bisa dibawain bareng Wayang pas ada Taurin," ungkap Ilham di detikpagi, Kamis (11/6/2026).

Suasana musik rock yang segar serta kekinian ini sengaja dirancang demi menyuguhkan sesuatu yang berbeda di dalam band.

Berlawanan dengan karakter lama Wayang yang sangat lekat dengan aliran pop manis, lewat single Mati Aku Mati ini mereka berani mengubah arah bermusik secara drastis.

Struktur aransemen lagunya dikemas lebih padat lewat sentuhan distorsi gitar yang tajam, tetapi tetap mempertahankan melodi yang mudah diingat.

Pergeseran genre ini pun mendapatkan beragam respons positif dari para warganet.

Cukup banyak orang yang menilai bahwa karakter musik baru milik Wayang mempunyai kemiripan dengan atmosfer band rock global, Paramore.

"Kami mau ada evolusi. Syukur-syukur teman-teman Wayang (penggemar) masih mau menerima warna baru ini. Harapannya kami bisa tumbuh bareng dengan formasi ini," tambah Ozy, sang basis.

Karya bertajuk Mati Aku Mati ini bukan sekadar rilisan biasa, melainkan juga sebuah pembuktian atas eksistensi Wayang di belantika musik masa kini.

Walaupun sempat melewati masa vakum yang cukup lama, Wayang menunjukkan bahwa eksistensi mereka belum meredup dan bahkan tampil lebih menggigit dengan susunan anggota baru.

Taurin juga berhasil menyuguhkan karakter vokal rock yang kuat tanpa melunturkan ciri khas musik Wayang yang ramah di telinga pendengar.

Bagi Anda yang sudah rindu atau ingin tahu dengan perubahan besar mereka, lagu Mati Aku Mati kini sudah dapat didengarkan melalui bermacam-macam layanan musik digital.

Lantas, bagaimana tanggapan Anda mengenai hal ini? Apakah sudah siap untuk menikmati musik rock bersama Wayang?

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index