JAKARTA – Wali Kota Tomohon Caroll J.A. Senduk mendorong penguatan promosi pariwisata melalui penyusunan kalender event tahunan yang terarah bagi Kota Tomohon tahun 2026.
Ambisi besar untuk menjadikan Kota Bunga sebagai destinasi unggulan di Sulawesi Utara terus diperkuat melalui pembenahan strategi promosi yang lebih sistematis. Dalam pertemuan terbaru dengan Badan Promosi Pariwisata Daerah, ditegaskan bahwa daya tarik wilayah ini tidak boleh hanya bergantung pada satu hajatan besar saja setiap tahunnya.
Pemerintah daerah menginginkan adanya aliran wisatawan yang stabil melalui berbagai agenda yang terjadwal dengan rapi sepanjang periode kerja berlangsung. Dengan adanya skema yang terencana, para pelaku industri jasa dan ekonomi kreatif lokal dapat mempersiapkan diri lebih awal dalam menyambut kedatangan para pelancong dari berbagai penjuru.
"Kita ingin event di Tomohon bukan hanya TIFF saja, tapi harus ada kalender event tahunan yang jelas dan terencana," Ujar Caroll J.A. Senduk. Penekanan ini menjadi dasar bagi tim promosi untuk mulai menggali potensi-potensi tersembunyi di tingkat kelurahan yang memiliki nilai jual budaya tinggi bagi pasar domestik maupun mancanegara.
Sebagai bagian dari rencana strategis tahun berjalan, sektor pariwisata daerah akan melakukan ekspansi promosi ke ibu kota melalui kolaborasi dengan berbagai pihak terkait. Fokus utama tahun 2026 mencakup optimalisasi pusat informasi wisata yang menjadi gerbang utama bagi setiap individu yang ingin mengenal kekayaan alam dan budaya lokal lebih dalam.
Rencana kegiatan dan agenda strategis pariwisata meliputi:
Partisipasi dalam International FLEI di JIEXPO pada 7 hingga 10 Mei 2026.
Penguatan promosi destinasi lokal seperti kawasan Woloan dan Rurukan.
Maksimalisasi fungsi Tomohon Visitor Centre sebagai pusat informasi terpadu.
Pengembangan lomba foto pariwisata dan kampanye di pusat-pusat keramaian nasional.
Sinergi lintas dinas juga menjadi poin krusial yang ditegaskan guna menjamin keberlanjutan setiap program yang telah dirancang dalam skema besar promosi daerah. Kolaborasi antara pemerintah dan asosiasi diharapkan mampu membangun ekosistem yang lebih kuat bagi pertumbuhan investasi di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif secara jangka panjang.
Kehadiran perwakilan promotor dan pejabat daerah dalam audiensi ini sekaligus memastikan bahwa setiap langkah komunikasi publik yang diambil telah sesuai dengan kebutuhan pasar saat ini. "Kita ingin event di Tomohon bukan hanya TIFF saja, tapi harus ada kalender event tahunan yang jelas dan terencana," Ujar Caroll J.A. Senduk menutup arahannya terkait visi pariwisata masa depan.
Melalui langkah proaktif pada Kamis, 23 April 2026 ini, Tomohon optimis dapat meningkatkan angka kunjungan secara signifikan dengan memanfaatkan kekuatan narasi lokal yang autentik. Dengan kalender yang konsisten, wajah pariwisata kota ini diharapkan semakin bersinar di tengah kompetisi destinasi wisata nasional yang semakin dinamis.