MANOKWARI – Kelompok calon haji Papua Barat dan Papua Barat Daya dijadwalkan mulai berangkat ke Tanah Suci pada 9 Mei 2026 melalui embarkasi yang telah ditetapkan pemerintah.
Ratusan jemaah yang berasal dari berbagai kabupaten di wilayah tersebut kini sedang mematangkan persiapan fisik sebelum menuju asrama haji.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Papua Barat Lukmanul Hakim menyatakan bahwa seluruh koordinasi teknis dengan pihak maskapai dan otoritas bandara telah mencapai finalisasi.
"Jemaah calon haji asal Papua Barat dan Papua Barat Daya akan diberangkatkan pada 9 Mei menuju Embarkasi Makassar," ujar Lukmanul Hakim, sebagaimana dilansir dari antaranews.com, Jumat 24 April 2026.
Pihak Kemenag memastikan seluruh paspor dan dokumen perjalanan lainnya milik jemaah sudah terverifikasi secara lengkap dalam sistem digital.
Petugas di lapangan juga memberikan edukasi intensif mengenai perubahan cuaca ekstrem yang mungkin dihadapi saat berada di Arab Saudi nanti.
Lukmanul Hakim menyampaikan bahwa kesehatan jemaah menjadi fokus utama selama masa tunggu hingga waktu keberangkatan tiba agar proses ibadah berjalan lancar.
Kelompok terbang perdana ini akan diisi oleh jemaah yang telah melunasi seluruh biaya perjalanan ibadah haji pada periode pertama.
Fasilitas pendukung di asrama haji pun telah diperbaiki untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi para tamu Allah sebelum terbang melintasi benua.
Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh dalam bentuk penyediaan transportasi lokal menuju titik kumpul utama di ibu kota provinsi.
Setiap jemaah diharapkan tetap menjaga kekompakan tim dan mengikuti instruksi ketua regu demi ketertiban selama di tanah suci.