JAKARTA – Cek estimasi harga tiket konser iKON Jakarta 2026 di Istora Senayan mulai 1 jutaan. Simak jadwal iKON WORLD TOUR FOUREVER dan persiapan war tiket di sini.
Kerinduan mendalam iKONIC tanah air segera terobati dengan kepastian Jakarta sebagai titik singgah tur dunia bertajuk iKON WORLD TOUR: FOUREVER.
Aksi panggung Jay, Song, Bobby, DK, Ju-ne, dan Chan ini dijadwalkan berlangsung pada 21 Agustus 2026.
Hanna Zalfa Mulyawati menjelaskan, bahwa tur bertajuk FOUREVER ini merupakan simbol janji setia serta ikatan yang tidak akan pernah pudar antara grup tersebut dengan para penggemarnya.
"Para penggemar kini bersiap menyambut iKON World Tour FOUREVER, yang dijanjikan akan menghadirkan penampilan penuh kejutan dan momen tak terlupakan," ujar Hanna Zalfa Mulyawati, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Selasa (5/5/2026).
Pemilihan Istora Senayan sebagai lokasi acara diharapkan mampu menghadirkan suasana yang lebih hangat dan intim antara idola dan penggemar.
Meskipun daftar harga resmi belum dirilis oleh promotor, prediksi biaya masuk merujuk pada tren konser K-Pop tahun ini.
Kategori VIP dengan fasilitas soundcheck diperkirakan berada pada rentang 3.200.000 hingga 3.600.000 rupiah.
Untuk kategori CAT 1, calon penonton perlu menyiapkan dana sekitar 2.500.000 sampai 2.900.000 rupiah.
Sementara itu, kategori CAT 2 diprediksi dijual pada angka 1.900.000 hingga 2.300.000 rupiah.
Pilihan paling ekonomis yakni CAT 3 diperkirakan dibanderol mulai 1.200.000 sampai 1.600.000 rupiah.
Perlu diingat bahwa angka tersebut belum mencakup beban pajak hiburan sebesar 10 hingga 15 persen.
Biaya administrasi platform penyedia tiket juga biasanya dikenakan sebesar 5 sampai 7 persen dari harga dasar.
Sangat disarankan untuk menyiapkan saldo tambahan minimal 500.000 rupiah guna mengantisipasi biaya ekstra tersebut.
Kekuatan stamina fisik menjadi poin krusial karena konser ini diprediksi akan berlangsung sangat dinamis selama 120 menit.
Penggunaan transportasi umum seperti MRT menuju Stasiun Istora Mandiri menjadi opsi terbaik untuk menghindari kepadatan lalu lintas di kawasan Gelora Bung Karno.