LAMBAR – Pemerintah Kabupaten Lampung Barat berencana mengubah wajah kawasan kumuh di Kelurahan Pajar Bulan, Kecamatan Way Tenong, agar menjadi permukiman yang lebih sehat, tertata, dan layak huni. Langkah ini ditempuh melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang diinisiasi oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).
Tercatat ada 27 unit rumah tidak layak huni yang tersebar di empat lingkungan—Kalirejo, Wangun Sari, Wangun Reja, dan Mekar Jaya—akan segera dibedah.
Selain perbaikan hunian, proyek di lahan seluas 28,31 hektar ini juga mencakup pembenahan infrastruktur jalan lingkungan, sistem drainase, serta pembangunan gapura.
Rencana besar tersebut mencuat setelah Bupati dan Wakil Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus–Mad Hasnurin menghadiri rapat koordinasi via zoom meeting dengan Menteri PKP Maruarar Sirait pada Kamis (7/6/2026).
Pertemuan ini fokus membahas strategi peningkatan kualitas permukiman kumuh di wilayah Lampung Barat.
Agenda koordinasi tersebut berlangsung di Bandar Lampung dan dihadiri secara langsung oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Wakil Gubernur Jihan Nurlela, anggota DPR RI Mukhlis Basri, Forkopimda, hingga instansi vertikal. Di sisi lain, Bupati dan Wakil Bupati beserta jajaran mengikuti jalannya rapat secara daring dari Lingkungan Wangun Reja, Pajar Bulan.
Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan bahwa BSPS adalah bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin hunian layak bagi masyarakat. “Sesuai arahan Bapak Presiden, tidak boleh ada lagi rakyat yang tinggal di rumah tidak layak huni,” ujarnya.
Maruarar menambahkan bahwa program ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga tentang membangkitkan harapan dan martabat warga.
Ia mendorong pemerintah daerah dan masyarakat untuk saling bekerja sama mengawal program ini agar tepat sasaran. “Bekerjalah untuk rakyat, buat rakyatmu sehat dan sejahtera,” pesan Maruarar mengakhiri dialog dengan Bupati Lampung Barat.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan komitmen pemerintah provinsi dalam meningkatkan kualitas hidup warga melalui BSPS. “Ketika masyarakat memiliki hunian yang layak, maka derajat kesehatannya juga akan semakin baik.
Rumah yang sehat akan melahirkan keluarga yang sehat, dan keluarga yang sehat menjadi fondasi pembangunan daerah,” ucapnya.
“Oleh karena itu kami benahi rumah tidak layak huni, kami tata kawasan kumuh, agar masyarakat Lampung hidup lebih sehat dan bermartabat,” tambah Rahmat.
Dalam sesi dialog daring tersebut, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah pusat. “Terima kasih Pak Presiden dan Pak Menteri atas program BSPS. Bantuan ini adalah wujud nyata kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat,” kata Parosil.
Parosil merincikan bahwa penataan kawasan di Pajar Bulan akan menyentuh aspek jalan lingkungan, drainase, serta pembangunan gapura di atas lahan 28,31 hektar, disamping perbaikan 27 unit rumah warga.
Proses pembangunan dijadwalkan mulai berjalan pada 22 Juni 2026 dan diproyeksikan selesai seluruhnya pada 22 Desember 2026.