Gus Ipul Ajak Ponpes Madura Sukseskan Program Bansos Prabowo

Senin, 11 Mei 2026 | 18:50:25 WIB
Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul (FOTO: NET)

PAMEKASAN - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta para pengasuh pondok pesantren di Pulau Madura, Jawa Timur, untuk membantu keberhasilan program prioritas Presiden Prabowo Subianto, khususnya terkait pemutakhiran data sosial dan pelaksanaan Sekolah Rakyat.

Seruan tersebut diutarakan Gus Ipul ketika mengikuti Dialog Kolaborasi Program Prioritas Presiden di Auditorium UIN Madura pada Minggu (10/5/2026).

Pada kesempatan yang dihadiri para kiai dan pengasuh pesantren se-Madura itu, Gus Ipul menggarisbawahi krusialnya ketepatan data agar bantuan sosial bisa tersalurkan secara benar.

“Saya ingin mengajak para kiai sekalian untuk ikut memutakhirkan data. Kalau kiai punya santri, santri punya informasi, silakan dimasukkan ke sistem data yang kami punya,” kata Gus Ipul.

Baginya, pengerjaan pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) adalah tahap vital untuk menopang beragam program pemerintah.

Ia pun memberikan apresiasi kepada Kabupaten Pamekasan yang dianggap memiliki kepedulian tinggi terhadap pembaharuan data sosial warga.

Gus Ipul memaparkan bahwa perbaikan data dapat ditempuh melalui mekanisme formal dari tingkat RT/RW, lurah, hingga pemerintah daerah.

Akan tetapi, publik pun dapat terlibat aktif lewat kanal digital seperti aplikasi Cek Bansos, pendamping sosial, Command Center, ataupun WhatsApp Center.

Peran kiai dan santri dianggap sangat strategis karena mereka mempunyai hubungan yang sangat dekat dengan masyarakat lapisan bawah.

Di samping persoalan data bansos, Gus Ipul turut mengharapkan sokongan para ulama dalam menjalankan program Sekolah Rakyat di wilayah Madura.

Ia ingin para pengasuh pesantren memberikan saran sekaligus memperkokoh pendidikan karakter serta agama dalam sistem boarding school di Sekolah Rakyat tersebut.

“Kami mohon doa restu untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat di Pulau Madura. Kami mohon didampingi, diberi saran, kritik, dan masukan,” ujarnya.

Nantinya, Gus Ipul berharap para ustaz dan pendidik agama dari lingkungan pesantren dapat berpartisipasi langsung dalam membimbing para siswa.

Pertemuan ini juga dihadiri oleh jajaran Direktur Jenderal Kemensos, Forkopimda Pamekasan, hingga para pengurus Nahdlatul Ulama se-Madura Raya.

Terkini