Jelang Iduladha, KPKP Jaksel Minta Warga Cek Kesehatan Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 | 12:02:57 WIB
Hewan kurban yang dipersiapkan pengelola Masjid Agung Al-Azhar menjelang Idul Adha 1447 Hijriah, Jakarta Selatan. (Sumber: NET)

JAKARTA - Menjelang tibanya perayaan Idul Adha 1447 Hijriah, Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Selatan (Jaksel) melayangkan peringatan bagi warga masyarakat agar meneliti kondisi kesehatan serta daerah asal hewan kurban sebelum memutuskan untuk membelinya.

"Pastinya, cari tempat penjualan hewan kurban yang sudah terpercaya. Artinya, bukan yang baru jualan, baru sekali jualan," kata Kepala Sudin KPKP Jakarta Selatan Ridho Sosro Yudyantoro saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Ia pun mengimbau masyarakat luas agar bertransaksi membeli hewan kurban pada lapak-lapak penjualan yang sudah mengantongi reputasi terpercaya.

Di samping hal itu, warga juga diberikan peringatan untuk jeli mencermati keadaan fisik luar dari hewan kurban sebelum melakukan transaksi, guna memisahkan apakah ternak tersebut tampak sakit atau bugar dari tampilan visualnya.

Berdasarkan pemaparan Ridho, secara aspek teknis, masyarakat wajib mengonfirmasi bahwa hewan kurban yang diincar dalam keadaan bugar, telah memenuhi batas minimal usia, serta tidak mengalami pincang atau cacat fisik.

Ia menjabarkan bahwa masyarakat juga wajib menguji kelengkapan berkas administrasi dari hewan kurban tersebut, yang mencakup surat keterangan kesehatan hewan beserta berkas otentik asal-usul ternak.

"Kemudian, ada rekomendasi pengeluaran hewan dari tempat asal. Ada rekomendasi pemasukan hewan ke DKI Jakarta, dan seterusnya," ujar Ridho.

Sebelum momentum ini, pihak Sudin KPKP Jakarta Selatan telah mengintensifkan agenda pemeriksaan kesehatan hewan kurban pada area lokasi penampungan di sekitar wilayah Pesanggrahan menjelang Lebaran Haji tahun ini.

Prosedur pengujian tersebut dilangsungkan demi menggaransi tingkat kesehatan beserta mutu kelayakan dari hewan kurban yang nantinya bakal dipotong.

Agenda pengujian itu menyisir aspek kelayakan kriteria syariat islam serta kesehatan jasmani guna memastikan komoditas hewan kurban terbebas dari serangan penyakit menular berbahaya maupun zoonosis, sekaligus mampu memproduksi daging yang Aman, Sehat, Utuh dan Halal (ASUH).

Pihak Sudin KPKP Jakarta Selatan tercatat sudah merampungkan pemeriksaan terhadap sebanyak 18.575 ekor hewan kurban dalam rentang waktu satu pekan menjelang hari raya Idul Adha.

Melalui rangkaian proses pengecekan tersebut, institusinya mendapati adanya enam ekor hewan kurban yang kedapatan mengidap sakit pada area kaki, paha, serta lato-lato atau yang populer diidentifikasi sebagai Lumpy Skin Disease (LSD).

Terkini