Ebola di Kongo Melonjak: 900 Suspek, 10 Negara Masuk Zona Risiko

Selasa, 26 Mei 2026 | 12:02:58 WIB
Seorang tenaga kesehatan melakukan disinfeksi di pusat perawatan Ebola di zona kesehatan Bulape.(Sumber:NET)

MONGBWALU - Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Minggu (24/5/2026) menjelaskan bahwa sejalan dengan naiknya eskalasi pengawasan yang dijalankan Republik Demokratik (RD) Kongo dalam langkah penanganan Ebola, sampai sekarang sudah ditemukan lebih dari 900 kasus suspek, yang mana 101 kasus di antaranya telah resmi terkonfirmasi positif.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (Africa Centers for Disease Control and Prevention/Africa CDC) pun sudah menerbitkan peringatan tegas bahwa terdapat 10 negara di wilayah Afrika yang berada dalam status risiko tinggi tertular wabah virus Ebola terbaru yang saat ini tengah mewabah di RD Kongo serta Uganda, di tengah meningkatnya kekhawatiran terkait potensi penyebaran virus ini pada skala regional.

Melalui sebuah sesi taklimat pers daring pada Sabtu (23/5/2026) malam waktu setempat, Dirjen Africa CDC Jean Kaseya menyampaikan pernyataan resmi bahwa 10 negara yang termasuk ke dalam klasifikasi berisiko tinggi tersebut antara lain Sudan Selatan, Rwanda, Kenya, Zambia, Republik Afrika Tengah, Tanzania, Ethiopia, Angola, Republik Kongo, dan juga Burundi.

 

Terkini