CHINA - Sebanyak 20 kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) yang diduga merupakan sedan Geely Galaxy A7 hangus terbakar dalam sebuah kebakaran di Dalian, China, setelah seorang pria berusia 74 tahun diduga membakar tumpukan bulu pohon poplar di dekat area parkir.
Kebakaran terjadi pada 30 Mei di Distrik Ganjingzi, Dalian.
Laman Carnewschina, Selasa (2/6) waktu setempat melaporkan Video dari lokasi kejadian menunjukkan sejumlah kendaraan dilalap api, dengan asap tebal membubung di atas area parkir.
Petugas pemadam kebakaran dan polisi segera datang ke lokasi dan berhasil memadamkan api.
Tidak ada korban luka yang dilaporkan.
Pihak berwenang menyatakan bahwa tersangka, yang diidentifikasi bermarga Wang, melihat banyak bulu pohon poplar menumpuk di dekat jalur pejalan kaki dan area olahraga.
Ia diduga menggunakan korek api untuk membakar sebagian bulu tersebut dengan tujuan membersihkan area.
Namun, angin kencang menyebabkan api menyebar dengan cepat dan membakar kendaraan yang diparkir di dekatnya.
Polisi telah menerapkan tindakan paksa pidana terhadap Wang, dan kasus ini masih dalam penyelidikan.
Pihak berwenang belum mengungkapkan merek maupun model kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut.
Mereka hanya menyebutkan bahwa 20 kendaraan energi baru tersebut sedang menunggu pengiriman kepada pelanggan.
Namun, gambar yang beredar di internet tampaknya menunjukkan deretan kendaraan yang sesuai dengan desain sedan Geely Galaxy A7 yang baru diluncurkan.
Beberapa kendaraan yang terlihat setelah kebakaran masih memperlihatkan proporsi bodi, ciri khas lampu, dan elemen desain eksterior yang tampak cocok dengan model tersebut.
Kendaraan-kendaraan itu dilaporkan sedang menunggu pengiriman saat kebakaran terjadi.
Foto-foto pascakejadian menunjukkan beberapa kendaraan telah berubah menjadi rangka logam hangus setelah api menyebar melalui area parkir yang kendaraan-kendaraannya diparkir berdekatan.
Bulu pohon poplar dan willow umum ditemukan di wilayah utara China pada akhir musim semi hingga awal musim panas.
Serat-serat ringan ini dapat menumpuk di sekitar jalan, area parkir, vegetasi, dan pintu masuk bangunan.
Material tersebut mengandung minyak alami tumbuhan dan memiliki ambang penyalaan yang rendah.
Setelah terbakar, api dapat menyebar dengan cepat melalui tumpukan bulu tersebut, terutama dalam kondisi kering dan berangin.
Para ahli keselamatan kebakaran memperingatkan bahwa sumber api yang sangat kecil sekalipun dapat memicu kebakaran yang bergerak cepat dan menyebar ke kendaraan, vegetasi, atau bangunan di sekitarnya.
Otoritas pemadam kebakaran China secara rutin mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan api terbuka untuk membersihkan bulu pohon poplar.
Sebagai gantinya, mereka merekomendasikan penyiraman, penyapuan, atau metode lain yang tidak melibatkan pembakaran.