JAKARTA - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta mengumumkan bahwa penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 siap menampung sebanyak 245.980 murid baru yang meliputi satuan pendidikan negeri, program SPMB Bersama, hingga sekolah swasta gratis.
Kepala Disdik DKI Jakarta, Nahdiana, menuturkan bahwa agenda SPMB 2026/2027 diatur demi menjamin tiap anak di wilayah Jakarta mendapatkan kesempatan yang adil dalam menjangkau mutu pendidikan yang berkualitas.
“SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 kami laksanakan untuk memastikan penerimaan murid baru berjalan lebih objektif, transparan, dan inklusif," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Jalannya proses SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 ini berkiblat pada ketetapan Keputusan Gubernur Nomor 238 Tahun 2026 mengenai Petunjuk Teknis Penerimaan Murid Baru.
Cakupan ruang lingkupnya meliputi proses penerimaan murid baru pada instansi pendidikan negeri untuk tingkatan PAUD, SD, SMP, SMA, SMK, SLB, dan SKB, serta instansi pendidikan swasta lewat jalur SPMB Bersama dan SPMB Sekolah Swasta Gratis.
Pada periode Tahun Ajaran 2026/2027 ini, kapasitas daya tampung untuk instansi pendidikan negeri dilaporkan menyentuh angka 228.163 murid baru.
Untuk rincian komposisinya, terdiri atas jenjang PAUD sebanyak 6.310 murid, SD sebanyak 95.965 murid, SMP sebanyak 73.289 murid, SMA sebanyak 29.337 murid, SMK sebanyak 19.541 murid, SLB sebanyak 891 murid, serta SKB sebanyak 2.830 murid.
Di samping itu, untuk jalur SPMB Bersama yang menggandeng sebanyak 298 sekolah swasta bakal menyuguhkan kuota daya tampung untuk 7.708 murid baru, dengan rincian terdiri atas jenjang SMP sebanyak 1.597 murid, SMA sebanyak 2.519 murid, dan SMK sebanyak 3.592 murid.
Sementara itu, untuk program SPMB Sekolah Swasta Gratis yang mengikutsertakan sebanyak 103 sekolah tercatat menyediakan kuota tampung sebesar 10.109 murid baru bagi tingkatan SD, SMP, SMA, SMK, serta SLB.
Pada pelaksanaan SPMB 2026/2027 ini disediakan empat jalur penyaringan, yakni berupa jalur prestasi, jalur afirmasi, jalur domisili, dan juga jalur mutasi.
Untuk skema jalur prestasi dialokasikan khusus bagi para calon murid yang mengantongi prestasi di bidang akademik maupun bidang nonakademik.
Sedangkan untuk jalur afirmasi difokuskan bagi para calon murid yang bersumber dari kalangan keluarga kurang mampu secara ekonomi.
Lalu untuk pilihan jalur domisili bakal menimbang variabel jarak kedekatan lokasi tempat tinggal dengan instansi sekolah, peta sebaran domisili, serta kapasitas daya tampung.
Kemudian untuk opsi jalur mutasi diperuntukkan khusus bagi anak dari lingkungan keluarga yang orang tuanya mengalami perpindahan tugas dinas serta bagi anak guru ataupun tenaga kependidikan yang berkeinginan menimba ilmu di tempat orang tuanya mengabdi.
Ditinjau dari sisi sistem mekanisme, proses SPMB diselenggarakan secara daring atau online bagi sekolah negeri di tingkatan SD, SMP, SMA, SMK, beserta sekolah swasta yang menjadi peserta program SPMB Bersama.
Bagi jenjang PAUD, SLB, serta SKB, proses pelaksanaannya bakal dikerjakan lewat skema hybrid, yaitu perpaduan antara sistem daring dan luring.
Sedangkan untuk jalur SPMB Sekolah Swasta Gratis bakal dilaksanakan murni secara luring atau tatap muka langsung.
Siklus tahapan pembuatan akun serta proses verifikasi dokumen Kartu Keluarga sejatinya telah digulirkan secara bertahap, yang diawali untuk tingkatan SD pada tanggal 18 Mei 2026, tingkatan SMP pada tanggal 25 Mei 2026, serta tingkatan SMA dan SMK pada tanggal 2 Juni 2026.
Adapun untuk agenda pendaftaran penerimaan murid baru dijadwalkan resmi berjalan mulai tanggal 15 Juni 2026 ini.
Nahdiana memberikan penegasan kembali bahwa keseluruhan rangkaian proses pelaksanaan SPMB ini sama sekali tidak dipungut biaya dan melarang keras penerimaan gratifikasi dalam wujud apa pun.
“Kami menegaskan, SPMB tidak dipungut biaya dan tidak boleh ada gratifikasi dalam bentuk apa pun. Masyarakat kami minta mencermati jadwal, mengikuti prosedur resmi, and tidak percaya pada informasi di luar kanal resmi Dinas Pendidikan,” kata dia.
Rangkuman informasi secara komprehensif berkaitan dengan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 ini bisa dikunjungi lewat situs resmi disdik.jakarta.go.id serta situs spmb.jakarta.go.id.