JAKARTA - Davina Karamoy memenuhi panggilan pihak kepolisian sehubungan dengan perkara dugaan penipuan Hanania Travel.
Setelah menjalani proses pemeriksaan selama kurang lebih 6 jam, Davina menyatakan dirinya sebagai korban.
Berikut 6 hal yang dibeberkan Davina Karamoy tatkala dimintai keterangan sebagai saksi dalam kasus Hanania Travel:
1. Kembalikan Uang Saku Rp10 Juta
Davina Karamoy yang didampingi oleh kuasa hukumnya, Yulius Irawansyah, menerangkan bahwa jalinan hubungannya dengan Hanania Travel murni sebatas kerja sama.
Selaras dengan kesaksian para figur publik lain yang telah diperiksa terdahulu, Davina pun memperoleh uang saku.
Mengenai uang saku dimaksud, Davina menegaskan telah mengembalikannya lewat perantara polisi.
"Bentuk kerja samanya sama seperti yang lain, dan memang saya mendapat uang saku dan sudah dikembalikan juga uang sakunya," kaa Davina Karamoy di Polda Metro Jaya, Kamis (18/6/2026).
"Memang kami dibayar, ya itu diberi uang saku, bukan dibayar perannya ini, yaitu 10 juta per keberangkatan. Tetapi, tadi dengan kesadaran penuh kami sudah kembalikan uang saku tersebut," sambung Yulius.
2. 2 Kali Berangkat Umrah dengan Hanania Travel
Davina Karamoy tercatat dua kali bertolak umrah bersama Hanania Travel, yakni pada tahun 2024 dan 2025.
Teruntuk agenda keberangkatan di tahun 2024, Davina memaparkan bahwa hal itu merupakan wujud kerja sama dengan salah satu program televisi.
"Kejadiannya adalah memang kami dihubungi oleh pihak Hanania, yaitu Saudara Adit, yang menawarkan kami untuk bekerja sama, tapi untuk tahun 2025 pada saat itu. Tetapi memang klien saya beserta keluarganya punya rencana untuk umrah di 2024 itu. Jadi kami tanya slot-nya, slot-nya tidak ada waktu itu. Akhirnya kami berusaha untuk cari slot baru di tempat travel yang lain karena memang keinginannya untuk umrah," kata Yulius.
Selanjutnya seseorang bernama Adit, kembali mengontak Davina serta mengabarkan perihal slot keberangkatan pada September 2024.
Di momen itulah terjalin kolaborasi antara Hanania Travel dengan salah satu program televisi.
3. Umrah Kedua Bayar Rp233 Juta
Kendati demikian, pada perjalanan umrah yang kedua di tahun 2025, Davina Karamoy bertolak bersama dengan pihak keluarga.
Bagi keberangkatan kali ini, Davina Karamoy melakukan pembayaran resmi.
"Itu bayar dan jumlah yang kami bayarkan itu untuk beberapa orang itu... Rp233.800.000. Nah, itu berarti ada pembayaran dari kami untuk keberangkatan," tegas pengacara Davina Karamoy.
4. Davina Bukan Investor Hanania Travel
Dalam kesempatan tersebut, kuasa hukumnya pun meluruskan bahwasanya Davina Karamoy tidak mempunyai keterikatan lebih dengan Hanania Travel, apalagi bertindak sebagai investor.
"Tidak ada investasi sama sekali," kata Davina Karamoy.
"Tidak ada investasi sama sekali. Nah, posisi itulah yang menyebabkan kami bayar," sambung kuasa hukumnya.
5. Davina Sudah DP Ratusan Juta Rupiah Untuk Haji Plus
Pihak pengacara juga memastikan Davina Karamoy di dalam sengkarut Hanania Travel ini turut menyandang status korban.
Davina diinformasikan telah menyetorkan uang muka atau DP senilai ratusan juta rupiah demi bisa berangkat Haji Plus bersama sang ibunda.
"Klien saya ini dengan orang tuanya sudah mendaftar haji di Hanania, kan sudah bayar uang mukanya. Jadi Rp400 juta (biayanya), sudah dibayar uang mukanya. Dengan kondisi seperti ini, klien saya ini termasuk korban karena sudah pasti akan sulit untuk diberangkatkan dengan uang muka yang sudah dibayar oleh klien saya," beber kuasa hukum Davina Karamoy.
Davina terhitung telah menyetorkan DP sebesar USD 10 ribu.
Akan tetapi, perihal kelanjutan nasib dari ongkos haji tersebut, Davina Karamoy belum mengambil langkah untuk mempolisikan Hanania Travel.
Davina sejauh ini masih membuka ruang bagi Hanania Travel untuk menelurkan jalan keluar, yang mana salah satu harapannya ialah mengalihkan dana haji yang terlanjur disetor ke pihak biro perjalanan lain.
6. Nggak Pernah Promosikan Hanania Travel
Terkait bentuk kemitraan ini, Davina Karamoy sekadar menjadi artis yang ikut berangkat bersama dengan program televisi.
Oleh lantaran itu, Davina diklaim sama sekali tidak pernah mengiklankan Hanania Travel.
"Betul-betul konteksnya tidak pernah mempromosikan. Kami tidak pernah mempromosikan karena keberangkatan kami di kontrak disebutkan bahwa kami hanya melakukan daily stories. Jadi perjalanan selama ibadah umrah itulah yang dibuat oleh klien saya dan dimasukkan ke Instagram dia, tanpa mempromosikan posisi Hanania," jelas Yulius.