Hasil Imbang Portugal vs RD Kongo Picu Perdebatan Ronaldo

Kamis, 18 Juni 2026 | 09:09:33 WIB
Cristiano Ronaldo. (FOTO:NET)

JAKARTA - Langkah awal Timnas Portugal di Piala Dunia 2026 gagal dibuka dengan raihan poin penuh.

Skuad Selecao terpaksa menyudahi pertandingan dengan skor sama kuat 1-1 saat bersua Republik Demokratik Kongo dalam laga perdana Grup K di NRG Stadium, Houston, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB.

Sejak menit pertama dimulai, Portugal sebetulnya menunjukkan dominasi permainan yang cukup kuat.

Pasukan racikan Roberto Martinez memimpin keunggulan terlebih dahulu melalui eksekusi Joao Neves, sebelum akhirnya RD Kongo membalas lewat gol Yoane Wissa sesaat menjelang babak pertama usai.

Kendati mendominasi jalannya laga serta menelurkan serangkaian kans, Portugal tetap tidak berhasil memperoleh gol penentu kemenangan.

Fokus utama dalam pertandingan ini lagi-lagi tertuju kepada sosok Cristiano Ronaldo.

Sang kapten Portugal yang kini menginjak umur 41 tahun tersebut merumput secara penuh sepanjang 90 menit, tetapi tidak mampu mengukir namanya di papan skor.

Aksi CR7 di lapangan hijau ini seketika menyulut adu argumen yang sengit di jagat media sosial.

Cukup banyak loyalis Ronaldo yang berpendapat bahwa sang megabintang kurang memperoleh sokongan yang memadai dari para kolega setimnya.

Warganet menyoroti tipisnya pasokan si kulit bundar menuju area penalti walaupun Ronaldo berulang kali tampak berpindah tempat demi membuka ruang.

Beberapa pengguna internet bahkan mengklaim pesepak bola macam Bruno Fernandes dan Nuno Mendes lebih sering mengambil alternatif lain ketimbang menyodorkan bola ke arah Ronaldo.

Imbas dari hal tersebut, striker yang sudah mengoleksi ratusan gol sepanjang perjalanannya di dunia sepak bola itu kesusahan mengonversi peluang bersih.

"Anjir lah, mereka ada problem apa njir sama Ronaldo. Sekelas Argentina aja masih ngasih jalan buat pimpinannya," ujar @Bang_Rosinante kesal.

"iya kliatan banget,, enek bgt sm bruno, gw sumpahin bapuk lu di klub.. g pernah juara liga," komentar @roymarteen1004.

"Bruno ganti ajalah ga niat maen, emg keliatan kualitas aslinya yg ampas klo di tim yg semuanya jago," ujar @619Booyakaa.

Kendati demikian, tidak seluruh kalangan menyuarakan pembelaan bagi sang kapten.

Sejumlah analis sepak bola serta netizen justru melemparkan kecaman pedas terhadap eks penggawa Manchester United, Real Madrid, dan Juventus itu.

Terdapat juga opini yang mengaitkannya dengan fenomena "post power syndrome", yang berdasar pada asumsi bahwa Ronaldo tetap berambisi menjadi poros permainan walau kualitas penampilannya tidak lagi berada di masa keemasan.

Beberapa kalangan menganggap gestur kecewa yang diperlihatkan Ronaldo di lapangan mengindikasikan rasa tidak puasnya terhadap performa rekan setim.

"Gue yakin 100% Cristiano Ronaldo punya post power syndrome. Padahal tinggal nerima kalo dia itu udah decline & kureng, dan itu manusiawi bgt, orang udah 41 tahun juga," tulis akun @strootsys.

"Kayak gini sih yg kasian pemain lain yg punya potensi besar bawa Portugal juara pildun, tapi gara2 dia harus jadi aktor utama juga, bikin potensi itu hilang," ucap @sukawangisegar.

Perolehan skor seri ini menjadikan peta persaingan di dalam Grup K kian sengit dan dinamis.

Portugal dituntut untuk segera memetik kemenangan pada laga selanjutnya demi memuluskan jalan menuju babak gugur tanpa kendala yang berarti.

Bagi sang kapten, ajang Piala Dunia 2026 ini boleh jadi bakal menjadi panggung pemungkasnya bersama Selecao di kompetisi sepak bola terakbar sejagat.

Oleh sebab itu, setiap aksi yang ditunjukkannya di lapangan hijau dipastikan akan terus mengundang perhatian besar, baik dari barisan pemuja maupun para pencelanya.

Terkini