PB PMII Gelar Demo di Depan Gedung DPR RI Hari Ini, Ini Tuntutannya

Senin, 22 Juni 2026 | 14:15:00 WIB
Massa mahasiswa terlihat dalam posisi duduk dan berdiri saat menggelar demonstrasi di depan gerbang utama DPR/MPR RI.(FOTO:NET)

JAKARTA - Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) dijadwalkan akan menggelar aksi unjuk rasa di sekitar kawasan Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, pada Senin (22/6/2026) siang ini.

Kegiatan demonstrasi tersebut membawa tema besar “Evaluasi Total Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran” dan direncanakan mulai bergulir pada pukul 14.00 WIB.

Ketua Umum PB PMII, Muhammad Shofiyullah Cokro mengonfirmasi bahwa jalannya aksi tersebut akan menggerakkan gelombang massa yang berasal dari kelompok mahasiswa. "Hari ini PB PMII akan turun aksi, rencananya di depan Gedung DPR/MPR RI," kata Shofi saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat, Senin pagi.

Dirinya memperkirakan akan ada sekitar 3.000 massa pengunjuk rasa yang ikut serta meramaikan jalannya aksi demonstrasi tersebut.

Seluruh massa aksi diagendakan untuk berkumpul terlebih dahulu di kantor Sekretariat PB PMII yang berlokasi di Jalan Salemba Tengah, Senen, Jakarta Pusat.

Melalui selebaran digital yang diunggah pertama kali di akun Instagram resmi @pmiiofficial, lokasi unjuk rasa pada mulanya dirancang untuk digelar di sekitar area Patung Kuda, Monas.

Kendati demikian, pihak pengurus PB PMII kemudian melakukan penyesuaian tempat dengan mengalihkan titik demonstrasi menuju ke depan Gedung DPR RI. "Kami memindahkan titik aksi ke Gedung DPR RI, karena mempertimbangkan untuk menjaga kondusifitas, jadi nanti akan long march dari Gelora Bung Karno (GBK) ke Senayan," ucapnya.

Kegiatan penyampaian aspirasi ini nyatanya tidak hanya diselenggarakan di Jakarta saja, melainkan digerakkan serentak di berbagai daerah yang mencakup sekitar 300 titik aksi terhitung sejak tanggal 22 sampai 24 Juni 2026.

Terdapat lima poin tuntutan mendasar yang diusung oleh PB PMII dalam rangkaian unjuk rasa kali ini, antara lain: 

  • Tegakkan amanat Undang-Undang Pasal 33 secara berdaulat 
  • Kembalikan kepercayaan publik 
  • Perkuat kemandirian ekonomi nasional 
  • Reshuffle dan efisiensi struktur kabinet sesuai kompetensi dan otoritas
  • Reset BGN, bubarkan KDMP, dan sejahterakan guru

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri memberikan keterangan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan ribuan personel gabungan demi mengamankan kelancaran jalannya demonstrasi.

Sebanyak 3.761 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga jajaran Polsek disiagakan di beberapa titik strategis.

Di bagian lain, skema pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi nantinya akan diterapkan secara situasional dengan memantau pergerakan kondisi riil di lapangan.

Pihak aparat keamanan juga melayangkan imbauan resmi kepada masyarakat luas agar sebisa mungkin menghindari jalanan di sekitar wilayah aksi guna mengantisipasi terjadinya kemacetan. "Warga bisa mencari jalan alternatif lain selama unjuk rasa berlangsung untuk menghindari potensi kepadatan arus lalu lintas," tutur Erlyn.

Terkini