Messi Gagal Penalti Lawan Austria, Scaloni Beri Respons

Selasa, 23 Juni 2026 | 12:06:58 WIB
Lionel Messi merayakan gol pertama timnya dalam pertandingan sepak bola Grup J Piala Dunia 2026.(FOTO:NET)

DALLAS - Juru taktik Lionel Scaloni memberikan tanggapan mendalam terkait performa yang ditunjukkan Lionel Messi dalam pertandingan antara Argentina menghadapi Austria di fase Grup J Piala Dunia 2026.

Pertemuan antara Argentina dan Austria yang diselenggarakan di Stadion Dallas, Selasa (23/6/2026) dini hari WIB tersebut ditutup lewat keunggulan skor 2-0.

Lionel Messi kembali tampil memukau sebagai pahlawan kemenangan setelah sukses memborong dua gol sekaligus pada menit ke-38 serta 90+5, yang sekaligus memastikan langkah Argentina melaju ke putaran 32 besar.

Sosok berjuluk La Pulga tersebut sebenarnya berpeluang besar untuk kembali mengemas catatan hattrick andai saja eksekusi penaltinya pada menit-menit awal babak pertama tidak meleset dari sasaran.

Kendati mengalami kegagalan penalti, keberhasilan Messi dalam menyarangkan dua gol ke jala lawan tetap membuatnya dinobatkan sebagai pemain terbaik atau man of the match dalam pertandingan tersebut.

Predikat individu tersebut berhasil dipertahankan secara berturut-turut oleh Lionel Messi setelah pada laga sebelumnya juga meraih penghargaan serupa kala bersua Aljazair.

Kesempatan tendangan dua belas pas itu sendiri diperoleh seusai Lautaro Martinez dijatuhkan secara paksa oleh Xaver Schlager dan Posch ketika laga baru berjalan 7 menit.

Sang pengadil lapangan hijau sempat tidak menganggap hal itu sebagai pelanggaran sebelum pada akhirnya peninjauan ulang lewat VAR memutuskan bahwa kejadian tersebut sah membuahkan penalti.

Akan tetapi, Messi tidak berhasil mengonversi peluang emas itu menjadi angka setelah bola hasil sepakannya justru melenceng ke sisi sebelah kiri dari tiang gawang Austria.

Scaloni mengutarakan bahwa luputnya tendangan penalti dari Messi tersebut mendatangkan rasa kecewa yang mendalam, baik bagi sang megabintang sendiri maupun bagi tim kepelatihan.

Pelatih utama dari armada tim Tango ini berpendapat bahwa situasi tidak gol tersebut sempat memberikan dampak psikologis terhadap jalannya ritme permainan Argentina.

Meski begitu, dirinya mengaku sangat bangga melihat Messi yang langsung mampu memulihkan mental bertandingnya dan mengobarkan motivasi tinggi yang menular secara masif kepada seluruh rekan setim di lapangan.

"Wajar kalau gagal mencetak gol dari titik penalti itu mengecewakan, tapi tahu bahwa saat Leo mulai bersemangat… ketika dia bersemangat, semua orang juga ikut bersemangat. Dan saya pikir itu juga merupakan kekuatan tim,"

Lionel Scaloni untuk kesekian kalinya kembali melayangkan sanjungan setinggi langit terhadap kapasitas yang dimiliki Lionel Messi pasca-berakhirnya bentrok melawan Austria.

Sang pemimpin di dalam lapangan tersebut terbukti senantiasa mampu menghadirkan atmosfer serta pembeda yang signifikan di dalam tubuh skuad Argentina berkat kualitas olah bola yang fantastis.

"Apa yang dia hasilkan sungguh luar biasa. Kami senang. Saya bahkan tidak tahu harus berkata apa lagi tentang dia. Saya tidak tahu apakah orang-orang sudah bosan mendengar apa yang saya katakan!"

Mengenai hasil poin penuh atas Austria, Scaloni memberikan pengakuan jujur bahwa jalannya pertandingan tersebut tergolong sangat sukar untuk ditaklukkan.

"Melawan lawan dengan pemain-pemain berkualitas yang bermain untuk klub-klub besar dan mempersulit kami."

"Mereka dalam kondisi fisik yang baik dan, saat ini, kebugaran sangatlah penting. Aspek mental juga penting,"

Walaupun status kelolosan menuju fase 32 besar sudah berada di dalam genggaman, Scaloni memberikan penegasan bahwa tim nasional Argentina masih menyimpan sejumlah kekurangan dan wajib melalui proses pembenahan.

“Ada beberapa hal yang perlu kami perbaiki, tetapi jauh lebih mudah melakukannya ketika kami sedang menang,”

Terkini