Prabowo Tegaskan Komitmen Kikis Habis Praktik Korupsi di Pemerintahan

Rabu, 24 Juni 2026 | 13:28:59 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan pidato di acara Konbes-Munas PBNU di Bangkalan, Jawa Timur. (FOTO:NET)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen kuatnya dalam mengikis habis praktik korupsi demi kemakmuran dan kemajuan negara.

Ia memastikan bahwa tidak bakal memberikan celah sedikit pun untuk tindakan penyelewengan di dalam lingkaran pemerintahan yang dipimpin oleh dirinya.

"Pemerintah harus benar-benar tidak boleh korup. Tidak boleh ada korupsi di pemerintah Republik Indonesia,” ujar Prabowo saat menghadiri acara penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) di IAI Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, dikutip dari siaran Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (23/6/2026).

Prabowo berpendapat bahwa beraneka tindakan penyimpangan tersebut telah mengakibatkan lenyapnya aset kekayaan negara yang mestinya menjadi hak bagi masyarakat.

“Penyimpangan-penyimpangan ini menurut keyakinan saya inilah yang membuat bangsa kami dalam keadaan sekarang. Yang di mana kami harus mengakui terlalu banyak kekayaan negara yang hilang, yang diambil dari hak rakyat, hak bangsa,” tegasnya.

Berdasarkan pandangan Prabowo, sistem pemerintahan yang bersih dan berintegritas sangat dibutuhkan demi menyalurkan kekayaan Indonesia secara merata.

Upaya pemberantasan korupsi, lanjut Prabowo, merupakan satu di antara jalan utama agar urusan negara dan kepentingan masyarakat dapat menjadi skala prioritas.

Satu di antara tindakan nyata yang sudah dijalankan oleh pihak pemerintah ialah dengan menyetop bermacam kebocoran pada sektor pendapatan negara.

Pemerintah diklaim olehnya telah menyegel ratusan lokasi pertambangan yang beroperasi tanpa mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP) sekaligus area perkebunan ilegal yang bertempat di dalam kawasan hutan lewat Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

Bukan hanya itu, pihak pemerintah pun tengah berupaya menyetop aksi kecurangan dalam kegiatan ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) yang strategis melalui penerapan regulasi tata kelola ekspor, yang diproyeksikan mampu menangkal kekayaan negara mengalir menuju ke luar negeri.

"Saya mengerti ini tidak ringan, tapi apa boleh dibuat, apapun harus kami kerjakan supaya negara kami selamat," tegas Prabowo.

Prabowo kembali memberikan penekanan bahwa tekad bulatnya dalam memotong jalur korupsi merupakan bagian dari kewajiban yang dipikul oleh dirinya selaku pemimpin negara.

“Saya disumpah untuk menjaga kepentingan bangsa dan rakyat. Karena itu, saya harus melaksanakan yang terbaik yang bisa saya laksanakan, supaya saya tidak ingkar sumpah saya kepada bangsa dan rakyat," ujar Prabowo.

Terkini