Pemkot Tangerang Tata Infrastruktur Pendukung Bandara Soetta

Jumat, 26 Juni 2026 | 12:24:01 WIB
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan. (FOTO:NET)

TANGERANG - Pemerintah Kota Tangerang, Banten tengah merancang program strategis dalam bentuk penataan serta pemantapan infrastruktur di area sekeliling Bandara Soekarno-Hatta Tangerang guna menyokong ambisi menembus daftar 10 besar bandara paling baik di dunia di tahun 2029.

"Bandara Soekarno-Hatta bukan hanya gerbang utama Indonesia ke dunia internasional, tetapi juga menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang. Karena itu, kami siap mendukung berbagai langkah percepatan transformasi yang sedang dilakukan agar target tersebut dapat terwujud," kata Wakil Wali Kota Tangerang Maryono Hasan di Tangerang Jumat.

Maryono pun memberikan penegasan bahwa jajaran Pemkot Tangerang berkomitmen penuh untuk mengambil bagian dalam menyukseskan agenda transformasi Bandara Soetta, utamanya lewat langkah pemantapan infrastruktur di wilayah penyangga serta pembenahan mutu lingkungan di sekeliling area bandara.

Menurut pemaparannya, salah satu aspek prioritas yang waktu ini terus dioptimalkan yaitu penanggulangan masalah banjir di area sekeliling bandara sebagai bagian dari ikhtiar mematangkan aksesibilitas, kenyamanan, serta mutu pelayanan operasional kebandarudaraan.

Maryono menjabarkan, lewat perantara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pihak Pemkot Tangerang sedang merumuskan penelitian intensif terkait mitigasi banjir di area utara jalan tol serta lingkungan perhotelan di area selatan tol yang berlokasi di sekeliling Bandara Soetta.

"Kajian ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan langkah penanganan banjir secara terintegrasi di kawasan Soekarno-Hatta. Tujuannya bukan hanya untuk mengurangi risiko genangan, tetapi juga mendukung kelancaran operasional bandara serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar," jelasnya.

Di samping hal tersebut, rekomendasi dari hasil penelitian bersama dengan PT Jasamarga turut menyarankan opsi pendirian kolam retensi sebagai satu di antara opsi taktis jangka panjang demi mengendalikan luapan banjir di area penyangga bandara tersebut.

Maryono memberikan penekanan bahwa keberhasilan agenda transformasi Soetta tidak semata-mata bertumpu pada modernisasi fasilitas serta mutu pelayanan di area dalam bandara saja, melainkan juga menuntut sokongan dari wilayah penyangga yang rapi, aman, kondusif, dan saling terhubung.

"Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola bandara, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis target menjadikan Soekarno-Hatta sebagai salah satu dari 10 bandara terbaik dunia dapat tercapai. Kami siap mengawal dan mendukung setiap langkah transformasi tersebut demi meningkatkan daya saing kawasan dan kesejahteraan masyarakat," pungkas Maryono.

Pada agenda sebelumnya, Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menghadiri forum Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan yang dipimpin secara langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Jakarta kemarin.

Di dalam forum tersebut, AHY mengutarakan sasaran utama agar Bandara Soetta bisa merangsek masuk ke dalam jajaran 10 besar bandara paling baik di dunia pada tahun 2029 nanti.

Sasaran tersebut dinilai sangat masuk akal mengingat perkembangan tren kenaikan posisi peringkat Soetta yang terus memperlihatkan grafik kemajuan positif dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan.

"Kami punya semangat untuk menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai top 10 bandara terbaik di dunia pada tahun 2029. Tentu ini harus didukung dengan penguatan aksesibilitas dan ekosistem kawasan yang semakin baik," ujar AHY.

Terkini