Turis Australia Dicabuli Pelajar di Pantai Sumba, Ponsel Dirampas

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:01:01 WIB
Korban IMC (baju putih) bersama kerabatnya saat membuat laporan di Polres Sumba Barat Daya (FOTO: NET)

SUMBA BARAT DAYA - Kisah sedih dirasakan wisatawan wanita asal Australia berinisial IMC (30).

Ia dilecehkan dan hampir dinodai oleh seorang murid pria berinisial AH (17) di Pantai Pailiang, Desa Bondo Kodi, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Terduga pelaku sudah diamankan. Terduga pelaku sendiri masih berstatus pelajar," ungkap dari Sumbernya, Kamis (25/6/2026).

Bukan cuma melecehkan IMC, AH pun merebut telepon genggam iPhone 14 Pro kepunyaan wanita Australia itu.

dari Sumbernya membeberkan insiden tersebut berlangsung ketika korban tengah menikmati suasana matahari terbit atau sunrise di Pantai Pailiang pada Jumat (19/6).

Tidak berselang lama, AH datang sembari menuntun kuda lalu menegur korban IMC.

AH mendadak menarik kerah pakaian IMC dan mengganjal kakinya hingga korban terjatuh telentang di tepi pantai.

AH yang dipahami berstatus sebagai murid itu kemudian mencopot pakaian bawah korban dan melecehkannya.

Ketika korban mengadakan perlawanan, AH malah memegang kuat dan membenamkan kepala wisatawan Australia itu ke dalam air laut.

"Korban sempat kesulitan bernapas dan berusaha mengangkat kepalanya, tapi terduga pelaku kembali menekan kepala korban ke dalam air hingga berulang kali," imbuh dari Sumbernya.

Bukan hanya itu, AH pun diduga menarik paksa badan IMC menuju semak-semak di area pantai tersebut.

Korban yang ketakutan sempat menyodorkan telepon genggam dan beberapa uang supaya tidak dinodai.

Akan tetapi, AH justru memukuli wisatawan asing itu.

"Korban lalu menyodorkan iPhone 14 Pro miliknya yang dirampas pelaku. Saat pelaku mencengkeram tangan dan menarik kerah baju, korban melepaskan bajunya dan kabur," kata dari Sumbernya.

Usai telepon genggamnya direbut oleh pelaku, IMC yang dalam keadaan tanpa pakaian bergegas lari mengamankan diri ke penginapan tempat dirinya bermalam.

Korban sendiri dipahami sebagai seorang pengembang properti di Sydney, Australia.

"Sesampainya di hotel, korban bertemu dengan staf hotel dan menceritakan seluruh kejadian mengerikan yang baru saja dialaminya," lanjut dari Sumbernya.

Berdasarkan penuturan dari Sumbernya, IMC baru mengadukan perkara dugaan pemerkosaan dan penyiksaan itu pada Senin (22/6).

Selain menangkap AH, aparat juga mengamankan beberapa barang bukti berupa celana pendek hitam, celana dalam, serta iPhone 14 Pro warna hitam dalam keadaan rusak.

"Kami sudah melakukan wawancara terhadap pelapor, korban, serta saksi-saksi di lokasi kejadian. Korban juga sudah menjalani visum et repertum (VER)," kata dari Sumbernya.

Terkini