Wamenekraf: MASA Singapore 2026 Pintu Gerbang Ekraf Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 10:01:01 WIB
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, menghadiri MASA Town Hall 02 di Tugu Kunstkring Paleis, Jakarta. (FOTO:NET)

JAKARTA - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Wamenekraf)/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar menyatakan bahwa ajang MASA Singapore 2026 merupakan sebuah agenda penting untuk membawa potensi ekonomi kreatif Indonesia ke tingkat internasional.

Wamenekraf menyampaikan apresiasinya terhadap pergelaran MASA Singapore 2026 sebagai platform yang menyajikan cerita baru tentang Indonesia lewat karya serta kolaborasi para kreator.

Menurut pandangannya, kekuatan utama dari ekonomi kreatif Indonesia tidak hanya bertumpu pada talenta individu semata, melainkan juga pada ekosistem yang mampu menciptakan dampak secara lebih luas.

"MASA merepresentasikan babak baru kreativitas Indonesia di panggung dunia. Dengan kekayaan budaya dan semangat gotong royong, kami bergerak dari talenta individu menuju dampak kolektif. Singapura menjadi pintu gerbang, dan dengan dukungan berbagai pihak, kami siap membawa inspirasi lokal menjadi gerakan global,” ujar Irene.

MASA (A Movement Across Time) sendiri merupakan platform kurasi internasional perdana dari Indonesia yang merangkul dan menampilkan lebih dari 80 merek serta kreator Tanah Air.

Pada tahun ini, perhelatan MASA akan hadir di Singapura dan dijadwalkan berlangsung mulai tanggal 2 Juli hingga 10 Agustus 2026 dengan mengusung tema ‘A Sight into the Golden Indonesia Era’.

Ajang MASA Singapore 2026 diposisikan sebagai wadah kolaborasi bagi para pelaku kreatif, komunitas, sektor industri, serta pemangku kepentingan demi membawa narasi Indonesia sebagai sebuah budaya yang terus berkembang lewat kreativitas, inovasi, keahlian pertukangan (craftsmanship), dan semangat gotong royong.

Irene memaparkan bahwa ajang kolaborasi yang memadukan lintas sektor ini bertindak sebagai elemen krusial dalam memacu pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia.

Melalui jalinan sinergi yang kuat antara pihak pemerintah, para pelaku industri, komunitas, serta kreator, Indonesia diyakini dapat membuka lebih banyak peluang baru bagi karya kreatif untuk tumbuh sekaligus merambah ceruk pasar yang lebih luas.

Perhelatan MASA Singapore 2026 dipastikan bakal menghadirkan lebih dari 80 merek serta kreator Indonesia yang berasal dari bermacam-macam subsektor ekonomi kreatif, mulai dari lini busana (fashion), desain, seni, musik, kuliner, hingga industri keramahan (hospitality).

Sebagai bagian dari rangkaian agenda utamanya, MASA menggelar pameran di Takashimaya Shopping Centre yang mengekspos rekam jejak perkembangan kreativitas dari generasi baru Indonesia.

Selain itu, ada pula agenda Indonesia–Singapore Orchid Extravaganza di Gardens by the Bay yang mengupas jalinan hubungan antara manusia, alam, serta warisan luhur Indonesia lewat kekayaan geografis, arsitektur tradisional, tanaman flora endemik, keterampilan tangan, hingga representasi fauna khas Nusantara.

Lewat pelaksanaan MASA Singapore 2026, Indonesia membuka lebar-lebar ruang pertemuan strategis bagi para kreator, pemilik merek, dan jaringan internasional demi memperluas koneksi serta menangkap peluang kolaborasi.

Langkah inisiatif ini menjadi bagian dari rangkaian upaya dalam memperkenalkan kekuatan riil ekonomi kreatif Indonesia sekaligus memperkokoh hubungan budaya dan kolaborasi kreatif yang terjalin antara Indonesia dan Singapura.

Terkini