Diduga demi Konten, Pemuda Asal Cimahi Hilang di Waduk Saguling

Senin, 06 Juli 2026 | 13:08:58 WIB
Pencarian pemuda asal Kota Cimahi diduga tenggelam di Waduk Saguling, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.(FOTO:NET)

BANDUNG BARAT - Seorang pemuda yang berasal dari Kota Cimahi dilaporkan diduga tenggelam di kawasan Waduk Saguling, Desa Cangkorah, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat pada Sabtu (4/7/2026) menjelang malam.

Korban disinyalir tenggelam setelah dirinya nekat melompat dari atas perahu ketika disinyalir tengah membuat konten di area tengah perairan waduk tersebut.

Pemuda tersebut diidentifikasi bernama Deni Kurniawan (19), seorang warga Jalan Raya Cimindi, Kelurahan Cigugur Tengah, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Sampai dengan Sabtu malam hari, keberadaan korban masih belum berhasil ditemukan dan proses pencarian masih terus diupayakan oleh Tim SAR Gabungan.

Mengacu pada data serta informasi yang dikumpulkan oleh Tim SAR, insiden nahas tersebut diperkirakan terjadi pada sekitar pukul 17.57 WIB.

Pada waktu itu, korban mendatangi area Waduk Saguling bersama dengan rekannya dengan tujuan untuk berwisata.

Mereka berdua disinyalir sedang memproduksi konten di atas sebuah perahu yang posisinya berada di tengah-tengah waduk.

Ketika berada di lokasi kejadian, rekan korban sebenarnya sudah sempat memberikan peringatan kepada Deni agar dirinya tidak melompat ke dalam air, namun sayangnya peringatan tersebut tidak dihiraukan.

Korban tetap saja melompat dari bagian atas perahu, hingga akhirnya disinyalir tenggelam dan lenyap dari pandangan di permukaan air.

Laporan terkait insiden ini pertama kali diterima oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung melalui seorang warga yang bernama Rudi.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihak Basarnas segera melakukan koordinasi intensif dengan Polsek Batujajar serta BPBD Kabupaten Bandung Barat guna menyelenggarakan operasi penyelamatan dan pencarian.

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, menuturkan bahwa satu tim penyelamat telah dikirim menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan proses asesmen sekaligus berkoordinasi dengan seluruh jajaran unsur SAR gabungan sebelum tindakan pencarian dimulai.

"Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian. Saat ini tim telah berada di lokasi untuk melakukan koordinasi dan asesmen. Operasi pencarian akan dilaksanakan bersama unsur SAR gabungan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan," kata Ade dalam keterangan tertulis pada Minggu, (5/7/2026).

Ade memaparkan, proses pencarian terhadap korban dilaksanakan dengan menerjunkan sejumlah peralatan SAR air, satu unit kendaraan rescue car, alat komunikasi, beserta alat pelindung diri guna menunjang operasi penelusuran di perairan Waduk Saguling.

Ia pun turut memberikan peringatan kepada warga masyarakat luas agar tidak menjalankan kegiatan yang penuh risiko di kawasan perairan, khususnya aktivitas yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan aspek keselamatan saat beraktivitas di perairan serta tidak melakukan tindakan yang berisiko," kata Ade.

Pelaksanaan operasi pencarian ini terus berjalan dengan melibatkan para personel dari Basarnas Bandung, BPBD Kabupaten Bandung Barat, Polsek Batujajar, pihak keluarga korban, beserta warga setempat.

Hingga laporan ini disusun, Tim SAR Gabungan masih terus mengupayakan proses pencarian terhadap korban di sekitar area titik lokasi kejadian saat korban tenggelam.

Terkini