Harga Cabai Rawit

Harga Pangan Awal Ramadan 2026: Cabai Rawit Merah Pagi Ini Terpantau Turun

Harga Pangan Awal Ramadan 2026: Cabai Rawit Merah Pagi Ini Terpantau Turun
Harga Pangan Awal Ramadan 2026: Cabai Rawit Merah Pagi Ini Terpantau Turun

JAKARTA - Memasuki hari-hari awal Ramadan 2026, dinamika harga pangan kembali menjadi perhatian masyarakat.

Kebutuhan konsumsi yang biasanya meningkat pada bulan puasa kerap diiringi dengan fluktuasi harga sejumlah komoditas strategis. Namun, kondisi yang terjadi pada Kamis pagi, 19 Februari 2026 justru menunjukkan sinyal berbeda pada beberapa bahan pangan utama, terutama cabai rawit merah.

Berdasarkan data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga cabai rawit merah tercatat mengalami penurunan cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Di sisi lain, sejumlah komoditas lain seperti telur ayam ras justru mencatatkan kenaikan tipis. Pergerakan harga ini mencerminkan kondisi pasokan dan permintaan yang masih relatif terjaga di awal bulan suci.

Harga Cabai Rawit Merah Turun di Awal Puasa

PIHPS mencatat harga cabai rawit merah pada Kamis, 19 Februari 2026 berada di level Rp82.950 per kilogram (kg). Angka ini mengalami penurunan dibandingkan harga sebelumnya yang sempat mencapai Rp88.600 per kg. Penurunan tersebut memberikan sedikit kelegaan bagi masyarakat, mengingat cabai rawit merah merupakan salah satu komoditas yang kerap mengalami lonjakan harga, terutama menjelang dan saat Ramadan.

Meski demikian, harga cabai rawit merah saat ini masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata harga normal di luar periode hari besar keagamaan. Namun, koreksi harga ini mengindikasikan bahwa pasokan cabai di pasar relatif mencukupi, sehingga tekanan kenaikan harga dapat diredam pada awal Ramadan.

Pergerakan Harga Cabai Lainnya Relatif Stabil

Selain cabai rawit merah, PIHPS juga mencatat pergerakan harga cabai jenis lainnya yang cenderung stabil. Harga cabai merah besar tercatat berada di Rp45.000 per kg. Sementara itu, cabai merah keriting diperdagangkan di level Rp51.100 per kg.

Adapun cabai rawit hijau tercatat berada pada harga Rp59.200 per kg. Pergerakan harga cabai jenis lain ini menunjukkan tidak adanya lonjakan signifikan, meskipun permintaan konsumsi rumah tangga umumnya meningkat di bulan puasa. Kondisi ini turut mencerminkan distribusi pasokan yang berjalan cukup baik di berbagai wilayah.

Telur Ayam dan Beras Catat Perubahan Tipis

Di tengah turunnya harga cabai rawit merah, harga telur ayam ras justru mengalami kenaikan tipis. PIHPS mencatat harga telur ayam ras pada Kamis pagi berada di Rp32.300 per kg, naik dari harga sebelumnya yang tercatat Rp32.200 per kg. Kenaikan ini relatif kecil dan belum menunjukkan adanya tekanan harga yang signifikan.

Sementara itu, harga beras di berbagai kualitas terpantau stabil. Untuk beras kualitas bawah I, harga tercatat Rp14.750 per kg, sedangkan kualitas bawah II berada di Rp15.100 per kg. Beras kualitas medium I dijual di harga Rp15.950 per kg dan kualitas medium II di Rp16.250 per kg.

Untuk beras kualitas premium, PIHPS mencatat beras kualitas super I berada di harga Rp17.200 per kg, sementara kualitas super II tercatat Rp16.750 per kg. Stabilitas harga beras ini menjadi faktor penting dalam menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

Harga Daging, Gula, dan Minyak Goreng Masih Terkendali

Selain komoditas cabai, telur, dan beras, PIHPS juga mencatat perkembangan harga bahan pangan lainnya. Harga daging ayam ras tercatat berada di Rp41.050 per kg. Sementara itu, harga daging sapi kualitas I berada di Rp146.200 per kg dan daging sapi kualitas II tercatat Rp133.950 per kg.

Untuk komoditas gula pasir, harga gula pasir kualitas premium berada di level Rp20.500 per kg, sedangkan gula pasir lokal tercatat Rp18.600 per kg. Harga ini masih berada dalam rentang yang relatif stabil menjelang Ramadan.

Sementara itu, harga minyak goreng juga menunjukkan kondisi yang terkendali. Minyak goreng curah tercatat di harga Rp19.050 per liter. Adapun minyak goreng kemasan bermerek I berada di Rp22.750 per liter, dan minyak goreng kemasan bermerek II dijual di harga Rp21.800 per liter.

Stabilitas Harga Jadi Sinyal Positif Awal Ramadan

Secara keseluruhan, pergerakan harga pangan pada awal Ramadan 2026 menunjukkan kondisi yang relatif terkendali. Penurunan harga cabai rawit merah menjadi kabar positif bagi masyarakat, mengingat komoditas ini sering menjadi pemicu inflasi pangan. Sementara kenaikan tipis pada telur ayam ras masih berada dalam batas wajar.

Kondisi ini mencerminkan upaya menjaga kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan pangan di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi selama bulan puasa. Masyarakat pun diharapkan dapat menyikapi pergerakan harga secara bijak, sembari pemerintah dan pemangku kepentingan terus menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pangan strategis.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index