JAKARTA - Menjelang bulan Ramadan dan perayaan Idulfitri 1447 H, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Palu meningkatkan kesiagaan pasokan listrik dengan menyiagakan 318 personel dan 11 posko siaga.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di wilayah Kota Palu dan sekitarnya dapat menikmati layanan listrik yang stabil selama momen penting keagamaan, tanpa gangguan yang menghambat aktivitas ibadah maupun kegiatan sehari-hari.
Kesiapan ini ditandai dengan apel siaga yang digelar di Lapangan Tenis UP3 Palu, Jl Kartini, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Jumat, 13 Maret 2026. Apel dihadiri oleh perwakilan Unit Layanan Pelanggan (ULP), tim dari UP2D Sulutenggo DCC Palu, serta mitra kerja PLN, sebagai bentuk koordinasi menyeluruh untuk mengantisipasi potensi gangguan listrik di seluruh wilayah kerja PLN UP3 Palu.
Apel Siaga dan Posko Pemantauan
Asisten Manajer Keuangan dan Umum PLN UP3 Palu, Natalia, menjelaskan bahwa 11 posko siaga yang dibentuk tersebar di berbagai titik strategis. Posko-posko ini berfungsi sebagai pusat pemantauan dan pusat penanganan cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan.
“Sebanyak 11 posko siaga disiapkan dan tersebar di berbagai titik strategis di wilayah kerja. Posko-posko ini akan berfungsi sebagai pusat pemantauan serta penanganan cepat apabila terjadi gangguan kelistrikan,” jelas Natalia dalam keterangan tertulisnya.
Selain sebagai pusat koordinasi, posko-posko tersebut juga akan berperan dalam komunikasi dengan masyarakat dan pihak terkait, sehingga respons terhadap gangguan listrik dapat dilakukan secara efisien dan tepat waktu.
Personel Siaga 24 Jam
PLN UP3 Palu menurunkan 318 personel, terdiri dari 51 pegawai PLN dan 267 personel mitra kerja, yang bertugas selama 24 jam. Mereka akan melakukan pemantauan rutin dan penanganan cepat terhadap setiap potensi gangguan, sehingga pelayanan kelistrikan dapat berjalan lancar tanpa hambatan.
“Total personel yang disiagakan sebanyak 318 orang yang terdiri dari 51 pegawai PLN serta 267 personel mitra kerja. Seluruh personel akan bersiaga selama 24 jam guna memastikan respons cepat terhadap setiap potensi gangguan,” ujar Natalia.
Kesiagaan personel ini mencakup pemantauan jaringan distribusi, kesiapan peralatan darurat, dan koordinasi dengan pihak berwenang di lapangan untuk memastikan setiap gangguan dapat ditangani secara profesional.
Pemetaan Titik Prioritas dan Objek Vital
Untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama Ramadan dan Idulfitri, PLN UP3 Palu telah memetakan sebanyak 81 titik prioritas dan objek vital. Titik-titik ini meliputi rumah ibadah, fasilitas kesehatan, pusat keramaian, serta infrastruktur penting lainnya yang membutuhkan kelistrikan tanpa gangguan.
“Titik-titik tersebut meliputi rumah ibadah, fasilitas kesehatan, pusat keramaian, serta infrastruktur penting lainnya yang membutuhkan keandalan listrik tanpa gangguan,” jelas Natalia.
Langkah pemetaan ini membantu PLN fokus pada area-area kritis yang memerlukan penanganan cepat jika terjadi gangguan listrik, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman.
Komitmen PLN Menjaga Keandalan Listrik
Melalui apel siaga dan kesiapan personel, PLN menegaskan komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri. Kesiapan ini tidak hanya menjamin pasokan listrik, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap layanan PLN di masa-masa sibuk dengan kebutuhan energi tinggi.
“PLN memastikan pasokan listrik selama bulan Ramadan hingga perayaan Idulfitri tetap aman, andal, dan stabil sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah serta aktivitas dengan nyaman,” tutup Natalia.
Selain memastikan pasokan listrik di titik-titik prioritas, PLN UP3 Palu juga menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi cuaca ekstrem atau gangguan teknis yang bisa terjadi di jaringan distribusi. Integrasi antara posko siaga dan personel di lapangan memungkinkan penanganan gangguan secara cepat, sehingga masyarakat tidak terdampak lama.
Kolaborasi dengan Mitra dan Masyarakat
PLN UP3 Palu juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan mitra kerja dan masyarakat sekitar. Informasi gangguan listrik dapat segera diteruskan ke posko siaga, sehingga respons dapat dilakukan lebih cepat. Selain itu, kesiagaan ini menjadi bagian dari program PLN untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga fasilitas kelistrikan di lingkungan masing-masing.
Dengan strategi terpadu berupa personel siaga, posko pemantauan, pemetaan titik prioritas, serta kolaborasi aktif, PLN UP3 Palu menegaskan bahwa layanan kelistrikan selama bulan Ramadan dan Idulfitri 1447 H akan tetap stabil dan dapat diandalkan bagi seluruh masyarakat di wilayah Palu.