JAKARTA - Pameran Inovasi Mahasiswa UNM menjadi bukti nyata bahwa lulusan IT tidak hanya menguasai teori tetapi juga siap bersaing di industri digital saat ini.
Gelar wicara dan pameran karya ini menjadi panggung bagi talenta muda untuk menunjukkan hasil riset serta pengembangan perangkat lunak yang telah mereka susun.
Ketua Program Studi Informatika Universitas Nusa Mandiri (UNM), Arfhan Prasetyo menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani kompetensi akademik dengan kebutuhan riil di sektor teknologi.
"Kegiatan ini membuktikan bahwa mahasiswa UNM tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga mampu menghasilkan karya inovatif yang memiliki nilai guna bagi masyarakat dan industri," ujar Arfhan, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Kamis (30/4/2026).
Arfhan menegaskan bahwa kurikulum yang diterapkan telah disesuaikan agar para lulusan memiliki daya saing tinggi saat memasuki dunia kerja profesional.
Setiap stan memamerkan solusi digital yang beragam mulai dari aplikasi layanan publik hingga sistem keamanan siber yang kompleks.
Para pengunjung yang hadir dari berbagai kalangan industri memberikan apresiasi positif terhadap kualitas produk yang dipamerkan.
Karya-karya tersebut mencerminkan pemahaman mendalam mahasiswa terhadap dinamika teknologi informasi yang terus berubah dengan sangat cepat.
Pihak kampus berharap kegiatan rutin ini dapat terus memacu semangat kreativitas serta memperluas jejaring profesional mahasiswa sebelum mereka lulus.
Integrasi antara proyek praktis dan pembekalan materi di kelas menjadi kunci utama dalam mencetak sumber daya manusia yang handal.
Melalui ajang ini, mahasiswa mendapatkan gambaran langsung mengenai standarisasi kualitas yang diharapkan oleh perusahaan teknologi besar di tanah air.