BALI – KEK Kura Kura Bali menyelenggarakan pameran budaya dan bazar UMKM sebagai upaya memperkenalkan potensi kawasan serta mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif lokal.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan kesiapan infrastruktur dan daya tarik kawasan kepada publik yang lebih luas.
Direktur Utama PT Bali Turtle Island Development (BTID), Tuti Hadiputranto berpendapat, bahwa sinergi antara pariwisata kelas dunia dan kearifan lokal merupakan kunci utama dalam membangun identitas kuat bagi kawasan ekonomi khusus tersebut.
"Melalui pameran budaya dan UMKM ini, kami ingin masyarakat maupun investor melihat secara langsung bagaimana KEK Kura Kura Bali tumbuh bersama komunitas lokal," ujar Tuti Hadiputranto, sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, Minggu (3/5/2026).
Rangkaian acara ini melibatkan puluhan pelaku usaha yang memamerkan produk kerajinan tangan hingga kuliner khas daerah.
Para pengunjung dapat menikmati berbagai pertunjukan seni tradisional yang ditampilkan di sela-sela aktivitas perdagangan.
Pihak pengelola berharap ajang serupa dapat dilakukan secara rutin guna memperkuat rantai pasok ekonomi di sekitar wilayah proyek.
Lokasi strategis di Serangan menjadikan kawasan ini sebagai titik temu potensial bagi perkembangan industri kreatif di masa depan.
Dukungan pemerintah daerah juga terlihat dari fasilitasi perizinan dan pendampingan bagi para peserta pameran yang terlibat.
Langkah konkret ini diharapkan mampu menciptakan multiplier effect bagi kesejahteraan masyarakat Bali secara menyeluruh.