TANGERANG – Gelaran Pameran Percetakan dan Kemasan di NICE PIK 2 Tangerang menampilkan teknologi terkini guna mendukung efisiensi produksi bagi para pelaku industri nasional.
Gedung Nusantara International Convention Exhibition atau NICE kini dipadati oleh ratusan stan yang memamerkan perangkat cetak mutakhir. Pengunjung dari berbagai sektor industri mulai membanjiri area pameran sejak pagi hari untuk melihat demonstrasi mesin secara langsung.
Daud D. Salim berpendapat, bahwa kehadiran pameran ini sangat krusial untuk memperkenalkan teknologi otomatisasi yang dapat menekan biaya produksi secara signifikan di tengah persaingan pasar.
"Melalui pameran ini, kita ingin memberikan akses seluas-luasnya bagi pengusaha lokal untuk mengadopsi teknologi kemasan yang lebih ramah lingkungan dan efisien," ujar Daud D. Salim, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Rabu (6/5/2026).
Pihak penyelenggara menargetkan ribuan pengunjung profesional dapat hadir selama 4 hari pelaksanaan acara berlangsung. Berbagai seminar teknis juga diadakan untuk mengedukasi peserta mengenai tren desain kemasan yang sedang diminati pasar dunia.
Area pameran dibagi menjadi beberapa zona khusus agar memudahkan para pembeli potensial menemukan solusi kebutuhan spesifik mereka. Keberadaan 150 perusahaan peserta dari dalam dan luar negeri memperkaya pilihan instrumen bisnis bagi para pengusaha.
Sektor makanan dan minuman menjadi kontributor terbesar yang mencari pembaruan pada sistem pengemasan mereka di lokasi ini. Langkah ini diambil demi memperpanjang masa simpan produk tanpa mengurangi kualitas estetika visual dari kemasan itu sendiri.
Teknologi cetak digital 3 dimensi juga menjadi salah satu daya tarik utama yang paling banyak menarik perhatian masyarakat. Inovasi tersebut memungkinkan proses pembuatan purwarupa kemasan dilakukan dalam waktu yang jauh lebih singkat dari metode konvensional.
Fasilitas gedung yang sangat modern di kawasan PIK 2 ini memberikan kenyamanan ekstra bagi para peserta pameran internasional. Koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pengembang kawasan memastikan akses mobilitas ke lokasi tetap lancar terkendali.