Pengakuan Emak-emak di Sidoarjo yang Cubit Balita Penjual Buah

Pengakuan Emak-emak di Sidoarjo yang Cubit Balita Penjual Buah
Rekaman CCTV emak-emak cubit balita anak penjual buah di Sekardangan, Kota Sidoarjo (FOTO: NET)

SIDOARJO - Seorang perempuan di Sekardangan, Sidoarjo terekam kamera CCTV saat melakukan aksi mencubit seorang balita anak penjual buah hingga menangis keras ketika ia tengah berbelanja.

M Dian Abdullah Naji, ayah dari balita itu, menyatakan telah menanyakan alasan pelaku melakukan tindakan tersebut secara langsung.

Pelaku pada awalnya sempat menyangkal perbuatannya, namun akhirnya memberi pengakuan setelah diperlihatkan rekaman video sebagai bukti.

"Setelah saya tunjukkan rekamannya (CCTV), baru mengaku," kata Dian, Selasa (12/5/2026).

Menurut keterangan Dian, pelaku mengaku motif aksinya tersebut dilakukan hanya karena merasa gemas terhadap korban.

Dian tetap merasa kecewa lantaran pelaku sempat tidak mau berterus terang atas tindakannya sejak awal.

Padahal, pelaku sebenarnya sudah menyadari keberadaan kamera CCTV saat berada di lokasi kejadian.

"Kalau memang gemas, kenapa harus nyubit diam-diam? Terus waktu anak saya nangis juga tidak langsung mengaku atau minta maaf," katanya.

Pihak keluarga korban juga menyesalkan permintaan maaf yang baru dilakukan dua hari setelah insiden itu berlangsung.

Pelaku bersama suaminya dikabarkan telah datang untuk meminta maaf secara langsung sekaligus membuat surat pernyataan tertulis.

"Saya bersyukur sudah datang minta maaf dan bikin surat resmi," ungkapnya.

Dalam pertemuan itu, pelaku meminta agar video rekaman CCTV yang viral di media sosial segera dihapus oleh pihak keluarga.

Keluarga korban menyetujui permohonan tersebut, meskipun Dian menyadari video itu sudah tersebar luas di berbagai platform digital.

Sebelumnya, sebuah video CCTV yang memperlihatkan balita menangis histeris di toko buah viral setelah dicubit oleh seorang pembeli.

Video tersebut menunjukkan penjual buah sedang menggendong anaknya sambil melayani pembeli saat aksi pencubitan terjadi secara mendadak.

Seorang pembeli perempuan mencubit kaki balita dari arah belakang yang memicu tangisan histeris karena rasa sakit.

Ibu balita berusaha menenangkan anaknya sambil tetap menyelesaikan pelayanan kepada pelanggan di toko tersebut.

Menyadari cubitannya membuat korban menangis, pelaku sempat berpura-pura ikut menghibur dengan mengelus kepala balita tersebut.

Saat balita diturunkan ke lantai agar ibunya bisa membungkus buah, pelaku terlihat menengok ke atas dan menyadari adanya kamera CCTV.

Pelaku tampak memperhatikan kamera itu dengan saksama seolah sadar tindakannya telah terekam sepenuhnya.

Meski begitu, ia tetap bersikap tenang seolah tidak terjadi apa-apa dan langsung pergi setelah transaksi selesai.

Sementara itu, korban tetap menangis akibat rasa sakit dari cubitan yang ia terima sebelumnya.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index