JAKARTA - Presenter Ruben Onsu membeberkan alasan dirinya tidak dapat mendatangi kediaman Sarwendah untuk menemui anak-anaknya.
Menanggapi pengakuan terkait sulitnya komunikasi dan akses bertemu anak, Ruben memberikan jawaban atas keheranan banyak pihak mengapa ia tidak langsung datang saja ke rumah Sarwendah.
"Kenapa enggak datengin langsung? Gini, kami tahu anak kami dari kecil kayak apa, tahu wataknya kayak gimana," ujarnya di Pagi Pagi Ambyar. "Jadi di situasi yang kayaknya dia masih berpikiran tentang ayahnya berbeda, bukan di situ (datang ke rumah) solusinya," ucapnya.
Ruben kemudian memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai maksud dari pernyataannya tentang pandangan sang putri yang telah berbeda, hingga sempat membuatnya terdiam.
"Ketika aku nganter anak ke sekolah, saya ucapin ke Thania 'kemarin ayah datang ke rumah duka,'" kata Ruben. "Dia bilang 'iya ya ayah datang ke tempat Yeye, ayah pencitraan ya.' Anak umur lima tahun. Buat saya stop mulut saya, gimana rasanya lo menjawab itu?" imbuhnya.
Ruben menyatakan sempat menanyakan kepada putrinya mengenai arti kata 'pencitraan' karena ia menilai anak seusia itu belum memahami maknanya.
Hingga akhirnya, Ruben menyadari bahwa ada pihak lain yang mengajarkan istilah tersebut kepada sang putri.
Tidak hanya sampai di situ, Ruben berterus terang bahwa dirinya tidak sanggup untuk menginjakkan kaki di rumah yang saat ini ditempati oleh Sarwendah dan anak-anak.
Bukan karena adanya larangan dari pihak mana pun, melainkan karena ia menyimpan trauma tersendiri terhadap kediaman tersebut.
"Saya punya cerita tentang rumah itu yang kurang bagus," kata Ruben. "Jadi kalau saya harus masuk lagi, itu akan ke memory lagi kan, (trauma) pasti," jelasnya.
Kendati demikian, selama ini Ruben memilih untuk tidak banyak bicara dan menyimpan rapat-rapat masalah tersebut sendirian.
"Jadi rasa yang saya pendam terlalu banyak. Udah, yang saya mau ketemu sama anak," ucapnya tegas.
Kondisi hubungan yang meregang antara Ruben dan Sarwendah kembali mencuat ke publik setelah keduanya kedapatan saling sindir melalui media sosial.
Sarwendah mengawali hal tersebut dengan menuliskan sebuah pernyataan reflektif sekaligus bernada sindiran di platform Threads.
Tulisan tersebut langsung memicu reaksi dari Wendy, adik Sarwendah, yang turut memberikan komentar emosional di Threads mengenai situasi yang tengah terjadi.
Ruben pun langsung membalas komentar itu dengan nada yang tidak kalah pedas, serta menyebut adik iparnya tersebut sebagai pihak yang memperkeruh keadaan.
Inti dari perselisihan keduanya masih berkutat pada isu lama, yaitu penghentian nafkah anak oleh Ruben Onsu sejak Desember 2025, status rumah gana-gini yang masih diagunkan ke bank, hingga aksi saling tuduh terkait siapa yang mempersulit pertemuan.
Namun bagi Ruben, akar dari seluruh permasalahan yang kini ramai diperbincangkan ini sebenarnya hanya bermula dari keinginan sederhananya agar bisa dipertemukan dengan anak-anak tanpa adanya perantara.
Sebagai informasi, Ruben Onsu dan Sarwendah telah resmi diputus bercerai secara verstek oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 24 September 2024.
Dalam perceraian tersebut, mereka juga menyepakati bahwa pengasuhan anak-anak berada di bawah tangan Sarwendah.