Mendikdasmen: 71.744 Sekolah Bakal Direvitalisasi pada 2026

Mendikdasmen: 71.744 Sekolah Bakal Direvitalisasi pada 2026
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti.(FOTO:NET)

JAKARTA - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti memaparkan bahwa pihak pemerintah menetapkan target untuk membenahi sebanyak 71.744 sekolah pada tahun 2026.

Angka tersebut meningkat sekitar 60.000 sekolah dari rencana awal yang sebelumnya hanya menargetkan 11.744 sekolah pada tahun ini.

"Tahun ini kami akan melakukan revitalisasi untuk 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia," ujar Abdul dalam konferensi pers di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (12/6/2026).

Pada rancangan sebelumnya, proses perbaikan untuk 11.744 sekolah tersebut bakal dibiayai menggunakan anggaran yang menyentuh angka Rp 14 triliun.

Sampai dengan bulan Juni 2026, ia memaparkan bahwa progres pembangunan fisik telah mencapai kisaran 70 persen dari total sekolah yang sudah ditentukan.

"Bahkan, beberapa di antaranya sudah bisa selesai di bulan Juli atau Agustus, dan sudah bisa diresmikan untuk memulai tahun ajaran 2026/2027," ujar Abdul.

Selain itu, ia menegaskan bahwa program perbaikan sekolah ini turut memberikan kontribusi positif bagi bidang lain di luar fasilitas dan infrastruktur pendidikan.

Salah satu imbas riilnya adalah terciptanya lapangan kerja baru selama masa pengerjaan belasan ribu sekolah di bermacam wilayah tersebut berjalan.

"Mereka yang mengerjakan revitalisasi untuk 71.744 (sekolah) tu sekitar 1,1 juta orang, yang akan bisa bekerja dalam rentang waktu antara tiga sampai delapan bulan," ujar Abdul.

Ia menyambung bahwa agenda perbaikan sarana sekolah ini mendapat sambutan yang amat positif dari masyarakat, terutama di daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Saat mengadakan kunjungan dinas ke daerah-daerah tersebut, Abdul mengungkapkan bahwa pihak manajemen sekolah beserta para siswa amat mengapresiasi agenda ini.

"Karena komitmen Bapak Presiden untuk peningkatan mutu pendidikan, kami merevitalisasi sekolah-sekolah itu, baik sekolah negeri maupun swasta, dan itu kami selenggarakan di seluruh Indonesia," ujar Abdul.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index