Badan Geologi: Tiga Gunung Api di Indonesia Timur Erupsi Jumat Pagi

Badan Geologi: Tiga Gunung Api di Indonesia Timur Erupsi Jumat Pagi
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat terdapat tiga gunung api aktif yang berpotensi erupsi besar.(FOTO:NET)

JAKARTA - Sejumlah tiga gunung api aktif di wilayah Indonesia Timur, yaitu Gunung Dukono serta Gunung Ibu di Maluku Utara, dan Gunung Lewotobi Laki-laki di Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami erupsi pada Jumat pagi berdasarkan rilis resmi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi Lana Saria di Jakarta, Jumat, menjelaskan bahwa peningkatan aktivitas vulkanik dari ketiga gunung tersebut terjadi dalam waktu yang hampir berdekatan dengan memuntahkan kolom abu vulkanik berketinggian 400 hingga 500 meter di atas puncak kawah masing-masing.

Getaran letusan pertama pada Jumat pagi terjadi di Gunung Dukono, Halmahera Utara, pukul 06.15 WIT, yang disusul oleh Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur pukul 07.04 WITA, dan diakhiri oleh Gunung Ibu di Halmahera Barat pukul 07.45 WIT.

Lana menjabarkan bahwa di Gunung Dukono, hembusan abu tampak berwarna putih sampai kelabu berintensitas tebal setinggi 500 meter menuju arah barat laut, dengan amplitudo maksimum seismogram mencapai 12 milimeter, di mana proses aktivitas erupsi dilaporkan masih berlangsung hingga saat ini.

Pada tempat berbeda, Gunung Lewotobi Laki-laki menyemburkan kolom abu kelabu dengan ketinggian 400 meter yang condong ke barat dan barat laut, berdasarkan rekaman alat pendeteksi yang menunjukkan amplitudo maksimum cukup besar yakni 47,3 milimeter berdurasi 46 detik.

Adapun Gunung Ibu mencatatkan tinggi kolom abu setinggi 400 meter berwarna kelabu tebal yang mengarah ke barat, melalui amplitudo maksimum yang tercatat pada seismogram sebesar 28 milimeter dan durasi suara gemuruh sekitar 45 detik.

Terkait tingkat kewaspadaan, Badan Geologi menetapkan status aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki pada Level III (Siaga), sementara Gunung Ibu dan Gunung Dukono saat ini berstatus Level II (Waspada).

Sehubungan dengan status Siaga pada Gunung Lewotobi Laki-laki, Lana mengimbau masyarakat setempat maupun wisatawan untuk mematuhi rekomendasi jarak aman dengan tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius lima kilometer dari pusat erupsi.

Badan Geologi mengingatkan warga di sekitar lereng Gunung Lewotobi Laki-laki, terutama di wilayah Dulipali, Klatanlo, sampai Hokeng Jaya, agar waspada terhadap ancaman bahaya aliran lahar hujan di jalur sungai yang berhulu di puncak gunung saat terjadi hujan lebat.

Bagi kawasan Gunung Ibu dan Gunung Dukono, masyarakat diminta menjauh dari zona bahaya masing-masing dengan jarak dua sampai empat kilometer, serta selalu menyiapkan pelindung mata dan masker untuk mengantisipasi efek sebaran abu vulkanik.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index