ACEH TIMUR - Yayasan Maudy Ayunda kembali memperlihatkan kepeduliannya pada dunia pendidikan lewat pembangunan ruang belajar darurat bagi anak-anak korban bencana banjir di daerah Aceh Timur.
Kendati musibah banjir di wilayah Aceh serta Sumatera sudah surut, proses pemulihan bagi anak-anak masih terus berjalan, termasuk dalam pemenuhan hak akses pendidikan.
Terbatasnya sarana ruang kelas serta terganggunya kegiatan sehari-hari menjadikan kebutuhan akan lingkungan sekolah yang aman sekaligus suportif tetap krusial pascabencana.
Di daerah Aceh, dampak dari musibah tersebut tidak sekadar merusak sarana fisik sekolah, melainkan ikut mengganggu kelancaran proses belajar mengajar serta ketersediaan alat pendukung belajar.
Kondisi ini mengakibatkan banyak murid yang hingga kini masih terpaksa belajar dalam keadaan fasilitas yang sangat seadanya.
Melihat situasi yang belum sepenuhnya pulih, Maudy Ayunda Foundation bersama Save the Children Indonesia bersinergi dalam menopang akses pendidikan bagi anak-anak korban banjir di Aceh Timur.
Pihak mereka melangsungkan pembangunan Temporary Learning Space (TLS) atau Ruang Belajar Sementara sekaligus menyalurkan bantuan penguatan literasi.
Upaya tersebut diterapkan demi membantu anak-anak kembali mengikuti kegiatan pembelajaran secara bertahap pascabencana.
Langkah kolaboratif ini berjalan beriringan dengan visi nyata Maudy Ayunda Foundation yang sejak tahun 2018 secara konsisten menggulirkan program pendidikan serta pengembangan generasi muda di Indonesia.
Salah satunya dijalankan lewat pilar Education Infrastructure yang menitikberatkan pada penyediaan fasilitas belajar di berbagai daerah yang membutuhkan.
Maudy Ayunda menjelaskan, “Di Aceh Timur, saya melihat langsung bagaimana bencana bisa merusak ruang kelas, tetapi tidak mematahkan semangat anak-anak untuk tetap datang ke sekolah dan belajar. Itu yang paling membekas bagi saya,” ujarnya mengutip dari siaran pers.
“Sering kali yang kurang bukanlah kemauan dan semangat anak-anak untuk belajar, tetapi akses dan ruang yang memungkinkan mereka untuk terus melanjutkan pendidikan. Ketika akses pendidikan sudah terbatas sejak awal, bencana seperti ini bisa membuat kesempatan belajar anak-anak semakin timpang.
Kami percaya bahwa setiap anak tetap berhak atas pendidikan yang layak, bahkan di tengah situasi yang paling sulit sekalipun. Karena itu, dukungan pendidikan pascabencana menjadi sangat penting,” lanjutnya.
Kebutuhan akan tempat belajar yang aman ini juga terekam dalam hasil Education Rapid Assessment yang dikeluarkan oleh Save the Children Indonesia di beberapa area Aceh.
Walaupun 90% sekolah dikabarkan sudah mulai mengaktifkan kembali kegiatan pembelajaran, angka kehadiran para murid rupanya masih rendah dipicu hambatan akses, transportasi, serta kekhawatiran pada faktor keamanan.
Di samping itu, situasi tersebut menandakan bahwa pemulihan sektor pendidikan pascabencana tidak melulu soal kembalinya aktivitas sekolah semata.
Proses pemulihan juga harus menjamin anak-anak memperoleh ruang belajar yang aman dan suportif supaya bisa kembali menjalani aktivitas harian mereka dengan optimal.
Dessy Kurwiany Ukar, CEO Save the Children Indonesia mengatakan, “Bersama Maudy Ayunda Foundation, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar ruang belajar bagi anak-anak di Aceh Timur.
Di tengah kehilangan and perubahan besar yang mereka alami setelah bencana, Ruang Belajar Sementara menjadi tempat bagi anak-anak untuk kembali merasa aman, bertemu teman-temannya, didampingi guru, dan perlahan membangun kembali harapan mereka. Karena bagi anak-anak, kembali belajar adalah bagian dari keberanian untuk pulih dan melanjutkan masa depan.”
Melalui kemitraan strategis ini, Maudy Ayunda Foundation dan Save the Children Indonesia berharap agar sokongan terhadap pendidikan anak dapat terus menjadi perhatian kolektif seluruh pihak.
Di tengah masa pemulihan yang masih terus diupayakan, kehadiran dari tempat belajar yang aman dan suportif diharapkan bisa membantu anak-anak kembali belajar secara maksimal.
Bagi Anda yang tertarik untuk ikut serta memberikan kontribusi, Anda bisa langsung mengunjungi laman resmi support.savethechildren.or.id.