JAKARTA - Layanan ChatGPT dilaporkan telah berhasil meraup satu miliar pengguna aktif bulanan berdasarkan hasil estimasi dari pihak Sensor Tower.
Pencapaian luar biasa ini kian memperkokoh kedudukan dari ChatGPT sebagai program aplikasi berbasis AI nomor satu di panggung dunia.
Bukan cuma itu saja, ChatGPT juga menobatkan diri sebagai aplikasi dengan pertumbuhan paling kilat yang sanggup merangkul total satu miliar pengguna.
Aplikasi besutan perusahaan OpenAI ini mengamankan prestasi tersebut dalam kurun waktu kurang lebih 3,5 tahun semenjak perdana meluncur pada bulan November 2022 silam.
Capaian ChatGPT ini sukses menumbangkan pemegang rekor terdahulu, yakni Google Maps, yang memerlukan rentang waktu kisaran lima tahun pasca-rilis demi menyentuh volume total penggunaan dalam jumlah yang sama.
Pada periode bulan Februari yang lalu, pihak OpenAI menyebarluaskan pengumuman bahwa ChatGPT telah mengantongi lebih dari 900 juta pengguna aktif mingguan yang tersebar di platform situs web serta mobile.
Korporasi yang berada di bawah komando Sam Altman ini mengklaim mempunyai angka kunjungan situs web serta sesi mobile bulanan dengan kapasitas enam kali lipat lebih besar apabila dikomparasikan dengan platform AI raksasa di urutan berikutnya.
Merujuk pada basis data milik Sensor Tower, ChatGPT saat ini memegang status sebagai model AI paling terdepan dan dibuntuti oleh jajaran kompetitor tangguh layaknya Google Gemini, ByteDance Doubao dan Dola, hingga Claude besutan dari developer Anthropic.
Kendati pihak ChatGPT terpantau unggul secara mencolok dalam hal kuantitas total pengguna bulanan, deretan model AI tandingan perlahan mulai memangkas jarak ketertinggalan mereka.
Volume penggunaan bulanan untuk aplikasi Claude serta Meta AI masing-masing mengalami grafik lonjakan fantastis sebesar 640% dan 973% dari tahun ke tahun, jika dibandingkan dengan angka pertumbuhan dari ChatGPT yang berada di kisaran 62%.
"ChatGPT saat ini memiliki keunggulan sebagai pelopor, tapi penggunaan aplikasi AI kompetitor terus berkembang berkat peningkatan model dan sentimen pasar yang lebih positif," kata analis Sensor Tower Abe Yousef kepada CNBC, seperti dikutip detikINET, Minggu (14/6/2026).
Yousef memberikan contoh berupa adanya kesepakatan kemitraan antara OpenAI bersama pihak Departemen Pertahanan Amerika Serikat yang dipublikasikan pada Februari lalu terkait pemanfaatan model AI mereka di dalam jaringan internal Pentagon.
Penyampaian informasi ini rupanya memicu rasa resah di kalangan pengguna hingga memotivasi mereka untuk bermigrasi menuju ke aplikasi AI alternatif lainnya.
Melirik dari data Sensor Tower, angka aksi penghapusan program aplikasi ChatGPT melonjak tajam berkisar 295% dari hari ke hari tepat pada tanggal 28 Februari, yakni sehari pasca-OpenAI merilis pengumuman kesepakatannya dengan kubu Pentagon.
Pada sisi berseberangan, pihak Anthropic justru memetik stimulus positif dari pergeseran sentimen pasar terhadap ChatGPT tersebut.
Aplikasi Claude melesat tajam menduduki peringkat sebagai program teratas di layanan App Store pada momen akhir pekan yang sama, serta sukses melampaui total angka download dari ChatGPT untuk kali pertama sepanjang sejarah, usai mereka memantapkan sikap menolak terlibat dalam proyek operasi Pentagon.