JAKARTA - Berbagai kejadian hukum telah kami kabarkan pada Kamis (18/6), dan inilah lima berita terfavorit yang bisa Anda simak pagi ini, mulai dari indikasi pengadaan CCTV serta perangkat sidik jari fiktif di BGN sampai korban Hanania Travel diprediksi menyentuh 3.000 orang.
Sony Sonjaya beberkan adanya pengadaan CCTV fiktif di BGN
Eks Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sonjaya membeberkan adanya indikasi pengadaan kamera pengawas (CCTV) beserta perangkat sidik jari fiktif dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.
Polres Bogor dirikan delapan rumah warga hasil patungan personel
Kepolisian Resor Bogor mendirikan delapan hunian warga lewat program Rumah ASRI yang seluruh anggarannya bersumber dari sumbangan sukarela personel kepolisian guna menyongsong Hari Bhayangkara ke-80.
KPK periksa politisi PDIP Riyan Dediano terkait kasus DJKA Kemenhub
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta keterangan politisi PDI Perjuangan Riyan Dediano (RYD) selaku saksi dalam kasus dugaan suap proyek pembangunan serta perawatan jalur kereta api di lingkungan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.
KPK periksa delapan staf Imigrasi Jakbar guna selidiki pemerasan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah meminta keterangan delapan aparatur sipil negara di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat (Kanimsus Jakbar) serta tiga pihak swasta selaku saksi, demi menyelidiki praktik dugaan pemerasan oleh Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan periode 2024-2026 Silmy Karim bersama tujuh tersangka lainnya.
Polisi nyatakan korban Hanania Travel ditaksir tembus 3.000 orang
Pihak berwajib menyatakan bahwa korban penipuan biro perjalanan umrah Hanania Travel diperkirakan menyentuh angka 3.000 orang, lantaran hingga kini total korban terus meningkat di posko pengaduan.