SIGI - Bupati Sigi Moh Rizal Intjenae bersama wakilnya dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A Lamadjido, serta sejumlah pemangku kepentingan langsung menggelar rapat darurat penanganan terhadap gempa yang terjadi di daerah tersebut.
"Hari ini kami melaksanakan rapat darurat terkait penanganan bencana ini salah satunya mempercepat distribusi makanan, air bersih dan pendirian tenda darurat," kata dia di Palolo, Sigi, Selasa (16/6/2026).
Rizal menuturkan, telah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan pemerintah desa setempat segera merampungkan pendataan kerusakan serta korban akibat gempa bumi.
"Saya sudah instruksikan BPBD bekerja sama dengan kades serta camat menyelesaikan data-data kerusakan rumah dalam waktu 1x24 jam," ungkap dia.
Rizal juga telah memerintahkan, seperti dilansir di Antara, Dinas Kesehatan untuk memberikan pelayanan medis dan pendampingan psikososial kepada masyarakat serta pasien di setiap puskesmas dan rumah sakit.
"Kepada seluruh tim medis baik di rumah sakit maupun puskesmas untuk bersiaga penuh untuk pelayanan medis," jelas dia.
Rizal mengingatkan agar masyarakat untuk tetap tenang dan waspada.
"Masyarakat tidak panik dan tetap tenang, pada intinya pemerintah berkomitmen penuh mendampingi warga hingga situasi kembali kondusif," kata dia.
Sebelumnya, gempa magnitudo 6,7 yang mengguncang Palu, Sulawesi Tengah menyebabkan sejumlah bangunan di beberapa wilayah mengalami kerusakan.
Salah satu yang terdampak adalah Kantor Bupati Kabupaten Sigi.
"Saat ini yang sudah kami terima adalah ada kerusakan kategori sedang di tiga wilayah, yaitu Kantor Bupati Kabupaten Sigi, kemudian rumah warga ada di Kabupaten Parigi Moutong, kemudian ada lima rumah warga juga," kata Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu saat jumpa pers, Selasa (16/5/2026).
Sementara di Kota Palu, beberapa lokasi mengalami kerusakan, seperti di Hotel Santika, Kafe, Hotel Best Western, hingga Auditorium Universitas Tadulako.
Hingga pukul 12.00 WIB, laporan yang diterima masih terbatas pada kerusakan non-struktural dengan kategori sedang.
Sementara itu, tim BMKG telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan survei sekaligus meninjau secara langsung dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut.