BANDUNG - Tim hukum Hotman 911 secara resmi memberikan bantuan hukum cuma-cuma kepada pihak keluarga YTR (29), seorang wanita asal Rancaekek, Kabupaten Bandung, yang menjadi korban penyekapan serta penganiayaan berat oleh pacarnya.
Utusan dari Hotman 911, Pangeran Reza Pramadia, mendatangi secara langsung rumah keluarga korban demi memastikan pengawalan hukum berjalan secara optimal.
Tindakan ini diambil berdasarkan perintah langsung dari pengacara Hotman Paris Hutapea.
Reza menjelaskan bahwa ia diberikan tugas untuk mengawal perkara ini tanpa memungut bayaran sepeser pun dari pihak keluarga.
"Saya mendapatkan tugas dari Bapak Hotman Paris untuk ikut mengawal kasus ini dan memberikan pendampingan hukum secara gratis untuk pihak keluarga korban," ujar Reza, Senin (22/6/2026).
Menurut penilaian Reza, perkara ini mendapat atensi tersendiri lantaran dugaan penganiayaan yang menimpa korban terjadi dalam kurun waktu yang panjang dan tergolong sangat fatal.
Mengenai dugaan disekap dan dianiaya selama 3 tahun, berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, YTR diduga menjadi korban penyekapan serta kekerasan oleh kekasihnya yang berinisial TH (30) terhitung sejak tahun 2023 sampai 2026.
Sepanjang waktu tersebut, korban disinyalir dibawa pindah dari satu tempat ke tempat lainnya di area Bandung dan sekitarnya, sehingga pihak keluarga kehilangan jejak keberadaannya.
Peristiwa kelam ini baru mulai tersingkap pada Rabu (10/6/2026) malam usai pihak keluarga mendapatkan pesan singkat dari nomor yang asing, yang menginformasikan bahwa YTR tengah berada di Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
Ketika tiba di rumah sakit, pihak keluarga mendapati kondisi korban sangat mengenaskan dengan berbagai luka yang membekas di badannya.
Reza memaparkan, pihaknya pun mendapati kabar burung mengenai potensi keberadaan korban lainnya, walaupun perkara tersebut masih diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian.
"Yang saya tahu sih ada (korban) dari Garut ya, tapi yang lain masih belum pasti karena belum ada laporan resmi dari kepolisian juga," ucapnya.
Mengenai dorongan agar korban lain berani melapor, tim Hotman 911 turut mendesak pihak kepolisian agar secepatnya menuntaskan perkara ini sekaligus meringkus sosok terduga pelaku.
Bukan hanya itu, pihaknya juga meminta kepada korban-korban lain yang kemungkinan pernah mendapatkan perlakuan yang sama agar tidak takut untuk bersuara.
"Harapan kami sih si terduga pelaku bisa segera tertangkap. Dan juga untuk korban-korban lainnya bisa ikut melapor," kata Reza.
Pada momen tersebut, pihak keluarga korban berkesempatan berkomunikasi langsung dengan Hotman Paris Hutapea lewat sambungan telepon demi menghaturkan rasa terima kasih mereka.
Hotman selanjutnya menginstruksikan tim hukumnya agar terus menjalin komunikasi dengan keluarga korban sekaligus menghimpun segala data demi kepentingan jalannya proses hukum ke depan.