Tito Karnavian Imbau Kepala Daerah Papua Sukseskan Sensus Ekonomi

Tito Karnavian Imbau Kepala Daerah Papua Sukseskan Sensus Ekonomi
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian enggelar pertemuan dengan seluruh gubernur/wakil gubernur se-Tanah Papua

JAYAPURA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengajak seluruh kepala daerah di Provinsi Papua untuk mendukung kelancaran program Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Saya mohon dengan hormat kami dukung Sensus Ekonomi yang diselenggarakan oleh BPS di Indonesia, khususnya di Papua Raya," katanya di Jayapura, Senin.

Menurut penilaian Tito, keberhasilan agenda Sensus Ekonomi ini akan memberikan berbagai dampak positif bagi daerah, terutama di tanah Papua.

Di saat yang sama, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa BPS melaksanakan program Sensus Ekonomi 2026 secara serentak di seluruh wilayah Indonesia mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

"Pendataan tersebut menyasar aktivitas ekonomi hingga kondisi sosial ekonomi keluarga/rumah tangga di Tanah Air," katanya.

Oleh karena itu, ia melanjutkan, instansinya sangat mengharapkan dukungan penuh dari Mendagri serta jajaran kepala daerah, khususnya di wilayah Papua, agar dapat bergotong-royong menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

"Karena sensus ini bertujuan mendata seluruh aktivitas ekonomi, baik pelaku usaha maupun ekonomi rumah tangga, guna memperbarui basis data nasional," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pihak BPS juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan sensus tersebut.

Seluruh petugas sensus yang diturunkan ke lapangan adalah aparatur resmi yang bertugas mengumpulkan data secara akurat dan dijamin kerahasiaannya.

"Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat menghasilkan data yang lebih akurat, mutakhir, dan menjadi dasar pengambilan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran di seluruh wilayah Indonesia, termasuk tanah Papua," katanya

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index