ARLINGTON - Mikel Merino kembali membuktikan dirinya sebagai sosok penyelamat bagi Timnas Spanyol ketika berlaga di turnamen besar.
Setelah sempat bersinar di Euro 2024, kini Merino kembali mengulang aksi heroiknya di ajang Piala Dunia 2026.
Momen krusial tersebut tercipta ketika Spanyol berhadapan dengan Portugal dalam laga Babak 16 Besar pada Selasa (7/7/2026) dini hari WIB.
Dalam pertandingan yang digelar di Dallas Stadium itu, skuad Spanyol sebenarnya mendominasi permainan namun sempat kesulitan membongkar lini pertahanan kokoh Portugal.
Guna meningkatkan daya dobrak di lini depan, Merino bersama Ferran Torres kemudian diturunkan ke lapangan pada pertengahan babak kedua.
Strategi tersebut membuahkan hasil manis di masa injury time saat umpan terobosan dari Torres berhasil diselesaikan dengan baik oleh Merino melalui tendangan jarak dekat.
Spanyol akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 1-0 dan sukses mengamankan tiket ke babak perempatfinal untuk pertama kalinya sejak mereka meraih gelar juara pada tahun 2010 silam.
Merino pun sekali lagi mengukuhkan statusnya sebagai pahlawan bagi Spanyol di kompetisi tertinggi.
Sebelum gol ini, satu-satunya gol yang dicetak Merino pada turnamen besar adalah ketika ia mengoyak jala gawang Jerman di babak perempatfinal Euro 2024.
Kala itu Merino juga melakukannya pada situasi yang sangat krusial, tepatnya di menit ke-119 atau hanya satu menit sebelum pertandingan harus ditentukan lewat drama adu penalti.
Eksekusi sundulan Merino ke gawang Jerman pada saat itu sukses mengunci kemenangan 2-1 bagi La Furia Roja.
Catatan impresif dari Merino ini tentu membuat sang pelatih Luis de la Fuente merasa sangat puas lantaran kepercayaan yang diberikan mampu dibalas dengan performa gemilang.
"Merino selalu jadi penyelamat ketika dimainkan sebagai pengganti. Saya meminta Merino untuk bermain seperti biasanya saja. Perannya adalah membantu lini tengah dan depan," ujar De La Fuente seperti dikutip situs resmi FIFA. "Dengannya, kami berpikir bahwa tim butuh ritme dan energi. Efek yang dia bawa dari bench luar biasa, tapi kami memang punya 26 pemain yang berada di level tertinggi."
Kini Spanyol tinggal menunggu pemenang antara laga AS atau Belgia yang akan menjadi lawan mereka berikutnya di fase perempatfinal.