UMKM Jatim Naik Kelas Lewat Pameran Produk di Kota Batu 2026

Rabu, 22 April 2026 | 19:04:40 WIB
Ilustrasi UMKM

JAKARTA – Puluhan UMKM mengikuti pameran produk di Kota Batu sebagai upaya strategis Apindo Jatim dalam mendorong pelaku usaha kecil untuk segera naik kelas.

Langkah konkret untuk memperkuat tulang punggung ekonomi kerakyatan terus digalakkan di wilayah Jawa Timur melalui kolaborasi lintas sektor. Gelaran ini bukan sekadar panggung pameran biasa, melainkan menjadi inkubator bagi para pelaku usaha mikro untuk memahami standar pasar yang lebih luas dan profesional.

Kota Batu dipilih karena reputasinya sebagai pusat pariwisata yang mampu mendatangkan ribuan pasang mata setiap harinya, memberikan akses pasar yang nyata bagi para peserta. Dengan interaksi langsung antara produsen dan konsumen, diharapkan terjadi pertukaran informasi berharga mengenai selera pasar terbaru yang sangat dinamis belakangan ini.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas produksi, pengemasan, hingga kemampuan digitalisasi pemasaran yang menjadi kunci utama persaingan. Berikut adalah beberapa rincian agenda dan fokus pengembangan yang ditekankan sepanjang pelaksanaan pameran produk tersebut berlangsung:

Rabu, 22 April 2026: Pembukaan pameran secara simbolis dan peninjauan booth oleh pengurus Apindo Jatim.

Rabu, 22 April 2026: Workshop singkat mengenai standarisasi kualitas produk ekspor bagi UMKM sektor kuliner.

Kamis, 23 April 2026: Sesi konsultasi desain kemasan untuk meningkatkan nilai jual produk di pasar ritel modern.

Kamis, 23 April 2026: Temu bisnis dengan calon investor dan distributor besar dari wilayah Jawa Timur.

Jumat, 24 April 2026: Pelatihan pemasaran melalui platform digital dan optimalisasi penggunaan media sosial.

Jumat, 24 April 2026: Penyerahan sertifikat partisipasi dan penutupan rangkaian pameran produk lokal.

Kehadiran Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Jawa Timur di tengah para pelaku UMKM memberikan jaminan pendampingan yang lebih terukur dan berkelanjutan di masa depan. Pendampingan ini mencakup akses permodalan hingga kemudahan izin usaha yang selama ini sering kali menjadi hambatan utama bagi pelaku usaha kecil di daerah.

Ketua DPP Apindo Jatim, Eddy Widjanarko, menegaskan bahwa pameran ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membantu pengusaha kecil agar lebih berdaya. "Kegiatan ini bertujuan mendukung UMKM untuk naik kelas, memperluas jaringan pasar, serta meningkatkan kapasitas mereka dalam mengelola bisnis secara profesional," ujar Eddy saat memberikan keterangan.

Diharapkan pameran ini memicu lahirnya produk-produk unggulan baru yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional dengan membawa ciri khas daerah. Keberhasilan UMKM untuk naik kelas akan berdampak langsung pada penyerapan tenaga kerja lokal dan penguatan ekonomi wilayah secara keseluruhan di tengah tantangan global.

Antusiasme warga dan wisatawan yang memadati area pameran membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya tarik yang sangat besar jika dikelola dengan manajemen yang tepat. Agenda tahunan seperti ini akan terus dievaluasi dan ditingkatkan kualitasnya agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan para pelaku UMKM di seluruh Jawa Timur.

Halaman :

Terkini