JAKARTA – Menparekraf Sandiaga Uno dorong usaha mandiri berbasis keterampilan dan digital guna mempercepat pemulihan ekonomi serta mencetak lapangan kerja baru bagi warga.
Langkah ini diambil untuk memastikan para pelaku ekonomi kreatif memiliki daya saing yang lebih kuat di pasar yang terus berkembang.
"Dampak El Nino ini nyata, jangan tunggu api membesar baru kita sibuk memadamkan," ujar Hanif Faisol, saat wawancara di tempat/gedung pada, Selasa (28/4/2026).
Hanif Faisol menekankan bahwa kesiapan dalam menghadapi perubahan iklim ekonomi harus dilakukan sejak dini sebelum tantangan menjadi lebih besar.
Transformasi ke arah sistem digital dianggap bukan lagi sekadar pilihan melainkan sebuah kebutuhan mendesak bagi keberlangsungan bisnis kecil.
Penguasaan keahlian teknis yang spesifik akan membantu para pengusaha muda dalam menciptakan produk yang memiliki nilai tambah unik.
Pemerintah terus memfasilitasi berbagai program pelatihan yang menyasar masyarakat di wilayah pedesaan maupun perkotaan.
Optimalisasi media sosial dan lokapasar menjadi salah satu pilar utama dalam kurikulum pengembangan usaha yang dicanangkan tersebut.
Kolaborasi antara sektor publik dan swasta diharapkan mampu mempercepat penyerapan tenaga kerja di sektor informal.
Kemandirian ekonomi nasional di masa depan sangat bergantung pada ketangkasan para pelaku usaha dalam mengadopsi teknologi terbaru.
Skema pembiayaan yang lebih mudah diakses juga menjadi perhatian guna mendukung modal awal bagi rintisan usaha baru.