Panjalu Festival 2026: Perpaduan Budaya dan Religi Tatar Galuh

Rabu, 06 Mei 2026 | 02:50:26 WIB
Panjalu Festival

CIAMIS – Gelaran Panjalu Festival 2026 sukses menjadi magnet wisata dengan memadukan unsur religi dan budaya khas Tatar Galuh untuk meningkatkan kunjungan wisatawan lokal.

Kawasan Situ Lengkong Panjalu berubah menjadi pusat perhatian masyarakat yang ingin menyaksikan berbagai atraksi kesenian tradisional. Acara tahunan ini sengaja dikemas untuk menonjolkan nilai-nilai sejarah tanpa meninggalkan kekhidmatan ritual yang sudah ada.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Ciamis berpendapat, bahwa festival ini merupakan strategi efektif untuk melestarikan peninggalan leluhur sekaligus memberikan dampak positif bagi pelaku usaha mikro di sekitar lokasi.

"Panjalu Festival ini bukan sekadar seremoni, melainkan upaya konkret menjaga marwah Tatar Galuh agar tetap relevan di mata generasi muda," ujar Budi Kurnia, sebagaimana dilangsir dari berbagai sumber, Rabu (6/5/2026).

Kegiatan diawali dengan prosesi adat Nyangku yang menjadi inti dari rangkaian penghormatan terhadap benda pusaka peninggalan Kerajaan Panjalu. Masyarakat dari berbagai daerah mulai memadati area pembersihan pedang sejak pagi hari.

Hadirnya penampilan musik etnik dan pameran produk lokal menambah kemeriahan suasana di pinggir danau. Para pedagang melaporkan peningkatan pendapatan hingga 2 kali lipat dibandingkan hari biasa berkat lonjakan pengunjung ini.

Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan dengan skala yang lebih luas di masa mendatang. Koordinasi dengan pihak keamanan memastikan seluruh alur acara berjalan dengan tertib dan nyaman bagi pengunjung.

Penataan area parkir dan akses jalan menuju lokasi festival juga mendapatkan apresiasi karena mampu meminimalisir kemacetan panjang. Kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan selama pameran berlangsung menjadi catatan positif tersendiri bagi penyelenggara.

Pariwisata berbasis komunitas seperti ini terbukti mampu bertahan di tengah pergeseran tren hiburan masyarakat saat ini. Panjalu tetap menjadi titik temu bagi mereka yang mencari ketenangan religi sekaligus keindahan seni budaya.

Terkini