JAKARTA - Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya memaparkan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto sukses menarik investasi masuk ke tanah air dengan nilai mencapai Rp 2.430 triliun.
Teddy menjelaskan bahwa total investasi tersebut didapatkan berkat intensitas kunjungan luar negeri yang dilakukan oleh Prabowo selama 1,5 tahun belakangan ini.
"Total investasi yang masuk dalam 1,5 tahun ini adalah sekitar Rp 2.430 triliun, itu data dari BKPM. Kemudian contoh konkret lagi nih, bulan lalu Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea, kembali langsung ada investasi sekitar Rp 575 triliun," kata Teddy, dalam keterangan videonya, Senin (1/6/2026) malam.
Teddy menepis anggapan bahwa perjalanan dinas ke luar negeri yang dilakukan Prabowo hanya sekadar untuk pamer atau pemenuhan aksi seremonial belaka.
Dirinya pun ikut menyinggung perihal bergabungnya Indonesia ke dalam BRICS yang dinilai sebagai buah dari keaktifan Prabowo melawat ke luar negeri serta kemampuannya menjaga relasi positif dengan para kepala negara lain.
"Manfaatnya apa? Ya sekarang ini, di tengah konflik krisis dunia, situasi negara terjamin. Stok BBM aman, harga BBM subsidi tidak naik. Stok pangan aman," ucap dia.
"Kemudian, tarif 0 persen di Uni Eropa, ada 25 negara di situ. Dan ini perjanjian yang sudah diurus belasan tahun yang lalu, tapi kapan tercapai? Ya zaman Presiden Prabowo, tepatnya tahun 2025 lalu," sambung Teddy.
Teddy mengklaim bahwa saat ini Indonesia juga telah mempunyai sistem pertahanan yang kokoh yang disokong oleh berbagai negara, seperti Prancis, Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, dan negara lainnya.
Ia juga menambahkan bahwa Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memiliki fasilitas perkampungan haji sendiri di Arab Saudi.
"Dan Saudi sendiri mengubah undang-undangnya agar suatu negara mempunyai lahan di situ untuk digunakan oleh jemaah haji," imbuh Teddy.