Imbas Erupsi Gunung Lewotobi, Bandara Frans Seda Ditutup Sementara

Jumat, 05 Juni 2026 | 10:23:30 WIB
Bandara Fransiskus Xaverius Seda di Maumere. (Sumber: NET)

MAUMERE - Operasional Bandara Fransiskus Xaverius Seda yang terletak di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), dihentikan sementara waktu pada Jumat (5/6/2026).

Langkah penutupan ini diambil sebagai akibat dari dampak paparan erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur.

Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Fransiskus Xaverius Seda, Partahian Panjaitan menyampaikan, pihaknya sudah melangsungkan koordinasi bersama Tim Airnav serta BMKG sehubungan dengan kebijakan penutupan bandara tersebut.

"Based on the data that we have, and also after coordinating with Airnav and BMKG, we have requested a temporary suspension of flight operations at Frans Seda Airport today," ujar Partahian Panjaitan saat dihubungi, Jumat.

Partahian mengimbuhkan, kebijakan penutupan sementara waktu pada bandara ini bakal diberlakukan sampai dengan esok hari, Sabtu (6/6/2026) pada pukul 06.00 Wita.

Seperti yang dikabarkan mendahului peristiwa ini, Gunung Lewotobi Laki-laki dilaporkan kembali memuntahkan erupsi pada Jumat (5/6/2026) tepat pukul 06.57 Wita.

Aktivitas erupsi tersebut memicu lahirnya tinggi kolom abu yang menyentuh angka 2,5 kilometer di bagian atas puncak atau berkisar 4.084 meter di atas permukaan laut.

Gumpalan kolom abu terpantau memiliki warna kelabu disertai dengan tingkat intensitas yang tebal serta bergerak condong mengarah ke bagian barat dan barat laut.

Peristiwa erupsi ini berhasil terdokumentasi pada alat seismogram lewat perolehan amplitudo maksimum di angka 14.8 mm serta durasi sekitar 3 menit 35 detik.

Terkini