TANGERANG - Presiden APPI (Asosiasi Pesepak Bola Profesional Indonesia), Hanif Sjahbandi, memberikan tanggapan terkait peristiwa kurang menyenangkan yang dialami oleh penggawa Timnas Indonesia, Beckham Putra.
Dirinya menegaskan bahwa sudah sepatutnya para suporter bersikap lebih dewasa serta sanggup membatasi tensi rivalitas agar hanya bergulir di level klub saja.
Di samping itu, dirinya juga mengalirkan dukungan moral bagi Beckham Putra selaku pesepak bola yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.
"Timnas itu kan menyatukan semua ya. Kita tidak bicara soal wilayah A atau B, kita bicara soal tim nasional yang mana Indonesia," kata Hanif kepada awak media ketika ditemui di Tangerang, Minggu (14/6/2026).
"Saya berharap ya masyarakat bisa sadar bahwasanya kita mendukung Indonesia, bukan satu dua daerah. Dan kami tetap berusaha untuk menyuarakan bahwasanya yang namanya rivalitas tapi tetap ada batasannya," tutur dia.
Peristiwa yang kurang mengenakkan tersebut belum lama ini menimpa salah satu pemain andalan Timnas Indonesia, Beckham Putra, pasca-berakhirnya laga kontra Timnas Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Setelah laga yang berujung dengan raihan keunggulan skuad Garuda lewat skor 1-0 itu, Beckham Putra terindikasi sempat terlibat ketegangan adu mulut dengan sejumlah oknum suporter ketika sedang berjalan mengitari lapangan demi menyapa para pendukung.
Muncul dugaan bahwa oknum-oknum tersebut mengarahkan ucapan bernada kasar kepada pemain sayap berusia 24 tahun tersebut.
Hal itu sontak membuat emosi dari Beckham menjadi tersulut.
Melihat situasi rekannya mulai terbawa hawa emosi, Kevin Diks secara sigap langsung mengambil tindakan untuk melerai situasi supaya perselisihan tidak berjalan semakin panjang.
Pemain yang merumput bersama Borussia Moenchengladbach tersebut bahkan sampai ikut turun tangan demi mengimbau para suporter agar menyetop tindakan provokasi terhadap para penggawa timnas.
Hanif menaruh harapan besar agar di masa yang akan datang kelompok suporter dapat lebih teredukasi dengan baik supaya tidak membeda-bedakan latar belakang pemain berdasarkan asal klub mereka masing-masing.
"Edukasi terhadap suporter untuk bisa dewasa bahwa kami sama-sama Indonesia, kami sama-sama saudara, kami juga sama-sama satu darah. Kami membela bendera yang sama," ucap Hanif.
"Jadi saya berharap ke depannya kami mulai belajar, terus belajar sehingga untuk bisa menerbangkan Indonesia bersama-sama."
"Saya juga senang kok dengan teman-teman saya yang berjuang di Indonesia dan saya juga senang dengan antusiasme masyarakat Indonesia yang terus mendukung Indonesia untuk membuat Indonesia semakin berprestasi," ungkap dia.
Lebih mendalam, Hanif pun menegaskan kembali keberpihakan serta dukungannya buat Beckham Putra selaku pemain yang dirugikan akibat ulah dari oknum suporter tersebut.
"Di luar itu, kami mengedepankan apa yang dirasakan oleh pemain. Jadi apa pun itu ya kami terus memberikan pengawasan terhadap mereka," papar Hanif.