JAKARTA – Momentum Pasar Seni Ancol Meriahkan International Jazz Day menjadi bagian dari rangkaian menuju Jakalcer Festival melalui pameran Seamphony of the Art.
Perpaduan antara alunan musik improvisasi dan ekspresi visual ini menciptakan atmosfer baru di pusat kesenian legendaris ibu kota.
"Kegiatan ini merupakan bentuk perayaan atas kreativitas tanpa batas, sekaligus jembatan menuju festival besar Jakalcer yang kami siapkan," ujar pihak manajemen Ancol, sebagaimana dilangsir dari tobapos.co, Jumat (24/4/2026).
Pameran bertajuk Seamphony of the Art tersebut melibatkan puluhan seniman lokal yang menerjemahkan harmoni laut ke dalam kanvas dan patung.
Kehadiran musisi jazz di tengah ruang galeri memberikan pengalaman multisensori yang jarang ditemukan dalam pameran konvensional lainnya.
Sutedjo berpendapat bahwa integrasi antara musik dan seni rupa merupakan strategi efektif untuk menghidupkan kembali ruang-ruang publik sebagai pusat edukasi budaya.
Karya-karya yang dipajang menonjolkan aspek keberlanjutan lingkungan dengan memanfaatkan material ramah alam sebagai media utama ekspresi.
Para pengunjung terlihat memadati area terbuka untuk menikmati penampilan improvisasi dari beberapa komunitas jazz tanah air sejak sore hari.
Rangkaian acara ini juga menjadi ajang diskusi santai antara kurator seni dan penikmat musik mengenai arah perkembangan industri kreatif nasional.
Lokasi pameran di pesisir utara Jakarta memberikan latar belakang alam yang sangat mendukung tema simfoni laut yang diusung oleh penyelenggara.
Setiap sudut area pameran telah ditata sedemikian rupa agar tetap nyaman bagi keluarga yang ingin menghabiskan waktu luang di akhir pekan.
Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu menjaga konsistensi penyelenggaraan festival seni berskala internasional di masa depan.